Perbarindo dan Sekolah Vokasi UGM Kolaborasi Siapkan Generasi Unggul
Selasa, 10 Juni 2025 - 10:57 WIB
loading...
A
A
A
Diskusi panel ini juga menghadirkan enam pembicara nasional. Mereka adalah RR. Riyadina Tri Wardhani (LPS), Leo Indra Wardhana dari SV UGM, Haryono, Dosen UGM & Komisaris BPR UGM, I Nyoman Yudiarsa dari LSP Certif, Dede Suryanto dari Prodikpi, dan H. Dwi Yono dari Pengurus Perbarindo & Komisaris BPR Nusamba Group.
Para narasumber membahas strategi mencetak SDM unggul melalui kurikulum digital, praktik magang terstruktur, hingga pentingnya sertifikasi profesi sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Menurut Haryono, generasi Z sebagai bonus demografi harus menjadi target strategis rekrutmen BPR. “Mereka bukan hanya mencari pekerjaan, tetapi juga lingkungan yang inklusif, memberi makna, dan ruang untuk berkembang. BPR bisa menjadi rumah karier itu,” katanya.
Di sisi lain, LSP Certif menegaskan seluruh pengurus PE, Supervisor dan Staf BPR ke depan perlu memiliki sertifikat profesi sebagai bentuk akuntabilitas dan standarisasi kompetensi. Forum ditutup dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang dan pemberian cinderamata kepada mitra strategis.
Melalui kegiatan ini, Perbarindo mengajak seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk turut serta membentuk SDM unggul BPR melalui sinergi pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi. “Kampus dan industri harus terus melangkah bersama demi masa depan BPR yang kokoh dan berkelanjutan,” pungkas Tedy Alamsyah.
Juara I, Gracia Jessica, Adriel Christian, dan Latifasya Prawesti dari Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta menerima Piala Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi yang diserahkan oleh Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbudristek, Berry Juliandi, disaksikan oleh Ketua Umum Perbarindo Tedy Alamsyah dan Leo Indra Wardhana, Wakil Dekan Bidang Akademik & Kemahasiswaan SV UGM dan Ketua Dewan Juri lomba Karya Tulis Ilmiah dalam Rangka Hari BPR BPRS.
Para narasumber membahas strategi mencetak SDM unggul melalui kurikulum digital, praktik magang terstruktur, hingga pentingnya sertifikasi profesi sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Menurut Haryono, generasi Z sebagai bonus demografi harus menjadi target strategis rekrutmen BPR. “Mereka bukan hanya mencari pekerjaan, tetapi juga lingkungan yang inklusif, memberi makna, dan ruang untuk berkembang. BPR bisa menjadi rumah karier itu,” katanya.
Di sisi lain, LSP Certif menegaskan seluruh pengurus PE, Supervisor dan Staf BPR ke depan perlu memiliki sertifikat profesi sebagai bentuk akuntabilitas dan standarisasi kompetensi. Forum ditutup dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang dan pemberian cinderamata kepada mitra strategis.
Melalui kegiatan ini, Perbarindo mengajak seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk turut serta membentuk SDM unggul BPR melalui sinergi pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi. “Kampus dan industri harus terus melangkah bersama demi masa depan BPR yang kokoh dan berkelanjutan,” pungkas Tedy Alamsyah.
Juara I, Gracia Jessica, Adriel Christian, dan Latifasya Prawesti dari Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta menerima Piala Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi yang diserahkan oleh Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbudristek, Berry Juliandi, disaksikan oleh Ketua Umum Perbarindo Tedy Alamsyah dan Leo Indra Wardhana, Wakil Dekan Bidang Akademik & Kemahasiswaan SV UGM dan Ketua Dewan Juri lomba Karya Tulis Ilmiah dalam Rangka Hari BPR BPRS.
(cip)
Lihat Juga :