Macet Horor di Gunung Bromo, Mobil Tak Bergerak hingga Wisatawan Terjebak
Senin, 09 Juni 2025 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, penyebab kemacetan itu dikarenakan banyaknya wisatawan yang masuk. Hal ini juga diperparah dengan pengecekan tiket atau tiket booking yang dilakukan petugas pengelola wisata dari Balai Besar TNBTS.
"Kronologi masih sama kayak biasanya, ada pengecekan satu persatu tiket, makanya macet, itu sudah jadi rahasia umum," tuturnya.
Di sisi lain, Ketua Tim Data Evaluasi Kehumasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Hendra mengakui, ada kemacetan yang terjadi di kawasan Wisata Gunung Bromo. Tapi kemacetan itu memang menjadi hal wajar ketika musim liburan karena adanya penambahan kuota maksimal harian.
"Kuota harian normal 2.752 wisatawan per harinya. Biasanya kalau liburan long weekend kunjungan wisata ke Bromo dan sekitarnya padat pengunjung," kata Hendra.
Sebagai informasi, Gunung Bromo memiliki empat pintu masuk dalam satu kawasan di TNBTS. Pintu masuk yang favorit yakni melalui Jemplang, di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, kemudian Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, dan Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, yang juga jadi pintu masuk ke kawasan Gunung Semeru juga.
"Kronologi masih sama kayak biasanya, ada pengecekan satu persatu tiket, makanya macet, itu sudah jadi rahasia umum," tuturnya.
Di sisi lain, Ketua Tim Data Evaluasi Kehumasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Hendra mengakui, ada kemacetan yang terjadi di kawasan Wisata Gunung Bromo. Tapi kemacetan itu memang menjadi hal wajar ketika musim liburan karena adanya penambahan kuota maksimal harian.
"Kuota harian normal 2.752 wisatawan per harinya. Biasanya kalau liburan long weekend kunjungan wisata ke Bromo dan sekitarnya padat pengunjung," kata Hendra.
Sebagai informasi, Gunung Bromo memiliki empat pintu masuk dalam satu kawasan di TNBTS. Pintu masuk yang favorit yakni melalui Jemplang, di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, kemudian Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, dan Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, yang juga jadi pintu masuk ke kawasan Gunung Semeru juga.
(shf)
Lihat Juga :