Sejarah Penamaan Mangkunegaran, Berawal dari Saudara Raja Dibuang ke Sri Lanka
Senin, 09 Juni 2025 - 06:22 WIB
loading...
A
A
A
Sebagaimana dikisahkan pada "Babad Tanah Jawi", dari Soedjipto Abimanyu, pada tahun 1728, Cakrajaya berhasil menjebaknya seolah ia berselingkuh dengan istri Pakubuwana II. Maka, atas desakan Pakubuwana II, VOC terpaksa membuang Arya Mangkunegara ke Sri Lanka, kemudian ke Tanjung Harapan.
Seperti telah disebutkan, pada masa Pakubuwana II, Ratu Amangkurat memiliki peranan penting dalam taktik politik yang dilancarkan oleh Pakubuwana II. Selama Pakubuwana Il memerintah, dikabarkan bahwa Ratu Amangkurat, selain Patih Danureja, banyak berperan dalam politik di istana. Belanda pun menganggap bahwa keduanya, baik Ratu Amangkurat maupun Patih Danureja, adalah orang-orang yang cerdik.
Beberapa hal yang dicatat sebagai kiprah politik dari Ratu Amangkurat, pertama dimana untuk mendekati Pakubuwana II, para bupati daerah atau para pejabat lainnya di lingkungan Kerajaan Mataram sering kali perlu beraudiensi terlebih dahulu dengan Ratu Amangkurat. Mereka menganggap bahwa ibu suri ini banyak berpengaruh atas putranya yang menjadi raja itu.
Baca juga: Legiun Mangkunegaran, Unit Pasukan Khusus yang Mampu Tandingi Militer Eropa
Kedua, atas permohonan Ratu Amangkurat (ibu Pakubuwana II), hukuman mati yang hendak dijatuhkan oleh Pakubuwana II kepada Pangeran Arya Mangkunegara, yang melakukan skandal dengan selir Pakubuwana II diubah menjadi hukuman buang ke luar Jawa.
Seperti telah disebutkan, pada masa Pakubuwana II, Ratu Amangkurat memiliki peranan penting dalam taktik politik yang dilancarkan oleh Pakubuwana II. Selama Pakubuwana Il memerintah, dikabarkan bahwa Ratu Amangkurat, selain Patih Danureja, banyak berperan dalam politik di istana. Belanda pun menganggap bahwa keduanya, baik Ratu Amangkurat maupun Patih Danureja, adalah orang-orang yang cerdik.
Beberapa hal yang dicatat sebagai kiprah politik dari Ratu Amangkurat, pertama dimana untuk mendekati Pakubuwana II, para bupati daerah atau para pejabat lainnya di lingkungan Kerajaan Mataram sering kali perlu beraudiensi terlebih dahulu dengan Ratu Amangkurat. Mereka menganggap bahwa ibu suri ini banyak berpengaruh atas putranya yang menjadi raja itu.
Baca juga: Legiun Mangkunegaran, Unit Pasukan Khusus yang Mampu Tandingi Militer Eropa
Kedua, atas permohonan Ratu Amangkurat (ibu Pakubuwana II), hukuman mati yang hendak dijatuhkan oleh Pakubuwana II kepada Pangeran Arya Mangkunegara, yang melakukan skandal dengan selir Pakubuwana II diubah menjadi hukuman buang ke luar Jawa.
Lihat Juga :