BPBD Keluarkan Peringatan Dini Tanah Longsor, Jaksel dan Jaktim Perlu Waspada
Selasa, 03 Juni 2025 - 14:34 WIB
loading...
Longsor dinding Tol JORR, Jalan Mulia Bakti, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Sabtu, 6 Juli 2024. Foto/Ari Sandita
A
A
A
JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) mengeluarkan perkiraan wilayah potensi terjadi tanah longsor di wilayah Provinsi Jakarta untuk Juni 2025. Wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Timur (Jaktim) menjadi wilayah zona menengah adanya gerakan tanah.
Adapun perkiraan potensi ini disusun berdasarkan hasil tumpang susun antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta perkiraan hujan yang diperoleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Baca juga: Bukit Brown Canyon Semarang Longsor Timpa Truk, Sopir Tewas
Wilayah-wilayah itu meliputi:
1. Jakarta Selatan, meliputi wilayah Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, dan Pesanggrahan.
2. Jakarta Timur, meliputi wilayah Kramat Jati, Pasar Rebo.
"Pada zona menengah dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan," kata BPBD dalam keterangannya, Selasa (3/6/2025).
Menyusul perkiraan ini, Lurah, Camat, dan masyarakat pun diimbau untuk mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah. Hal ini terutama saat curah hujan tinggi.
Adapun perkiraan potensi ini disusun berdasarkan hasil tumpang susun antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta perkiraan hujan yang diperoleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Baca juga: Bukit Brown Canyon Semarang Longsor Timpa Truk, Sopir Tewas
Wilayah-wilayah itu meliputi:
1. Jakarta Selatan, meliputi wilayah Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, dan Pesanggrahan.
2. Jakarta Timur, meliputi wilayah Kramat Jati, Pasar Rebo.
"Pada zona menengah dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan," kata BPBD dalam keterangannya, Selasa (3/6/2025).
Menyusul perkiraan ini, Lurah, Camat, dan masyarakat pun diimbau untuk mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah. Hal ini terutama saat curah hujan tinggi.
(rca)
Lihat Juga :