Arya Wiraraja, Sosok Penting di Balik Berdirinya Kerajaan Majapahit
Rabu, 28 Mei 2025 - 06:42 WIB
loading...
A
A
A
Setelah Kediri runtuh dan pasukan Mongol kembali ke negeri asalnya, Arya Wiraraja sempat menetap di Majapahit. Ia bahkan terlibat dalam prosesi penobatan Raden Wijaya sebagai raja pertama Majapahit. Sebagai bentuk penghargaan, Raden Wijaya menjanjikan akan membagi dua wilayah Pulau Jawa jika perjuangannya berhasil.
Tak lama kemudian, Arya Wiraraja memutuskan untuk kembali ke wilayah timur dan menetap di Lamajang bersama keluarga serta pasukannya dari Madura. Pada1294, setahun setelah Majapahit berdiri, ia dinobatkan sebagai raja di Kerajaan Lamajang Tigang Juru kerajaan bawahan Majapahit yang memiliki wilayah kekuasaan luas, mencakup Panarukan, Blambangan, Madura, hingga Bali, dengan pusat pemerintahan di Lamajang.
Hubungan baik antara Arya Wiraraja dan Raden Wijaya tetap terjaga. Beberapa anggota keluarga Arya Wiraraja bahkan menempati posisi penting dalam pemerintahan Majapahit. Mpu Nambi, putra Arya Wiraraja sekaligus sahabat perjuangan Raden Wijaya, diangkat sebagai Mahapatih Amangkubhumi pertama Majapahit.
Ranggalawe, putra Arya Wiraraja lainnya, menjadi Menteri Mancanegara yang diberi kekuasaan atas wilayah Tuban, salah satu pelabuhan utama kala itu. Sementara itu, Mpu Sora adik ipar Arya Wiraraja dan pengawal setia Raden Wijaya saat melarikan diri dari Singasari menjabat sebagai Patih di Daha.
Kisah Arya Wiraraja adalah bukti bahwa tokoh-tokoh besar dalam sejarah tak selalu berada di pusat kekuasaan. Peran-peran di balik layar, seperti yang diperankan Arya Wiraraja, justru menjadi fondasi penting dalam membangun kerajaan besar seperti Majapahit.
Tak lama kemudian, Arya Wiraraja memutuskan untuk kembali ke wilayah timur dan menetap di Lamajang bersama keluarga serta pasukannya dari Madura. Pada1294, setahun setelah Majapahit berdiri, ia dinobatkan sebagai raja di Kerajaan Lamajang Tigang Juru kerajaan bawahan Majapahit yang memiliki wilayah kekuasaan luas, mencakup Panarukan, Blambangan, Madura, hingga Bali, dengan pusat pemerintahan di Lamajang.
Hubungan baik antara Arya Wiraraja dan Raden Wijaya tetap terjaga. Beberapa anggota keluarga Arya Wiraraja bahkan menempati posisi penting dalam pemerintahan Majapahit. Mpu Nambi, putra Arya Wiraraja sekaligus sahabat perjuangan Raden Wijaya, diangkat sebagai Mahapatih Amangkubhumi pertama Majapahit.
Ranggalawe, putra Arya Wiraraja lainnya, menjadi Menteri Mancanegara yang diberi kekuasaan atas wilayah Tuban, salah satu pelabuhan utama kala itu. Sementara itu, Mpu Sora adik ipar Arya Wiraraja dan pengawal setia Raden Wijaya saat melarikan diri dari Singasari menjabat sebagai Patih di Daha.
Kisah Arya Wiraraja adalah bukti bahwa tokoh-tokoh besar dalam sejarah tak selalu berada di pusat kekuasaan. Peran-peran di balik layar, seperti yang diperankan Arya Wiraraja, justru menjadi fondasi penting dalam membangun kerajaan besar seperti Majapahit.
(cip)
Lihat Juga :