IBIMA Grand Launching Akselerasi Pemulihan Pembangunan Industri
Senin, 07 September 2020 - 17:02 WIB
loading...
A
A
A
Made mengatakan, IBIMA memiliki tiga DNA utama. Yaitu, DNA pertama adalah kompetensi atau praktik bisnis Industri melalui Lean Enterprise. Kemudian DNA kedua yaitu budaya dan motivasi bisnis melalui transformasi mindset, character, dan attitude. Serta DNA ketiga yaitu Leadership (Sistem Industri dan Kepemimpinan).
“Ada pun objektif IBIMA Building the Best Industry and Business Way to be the Best World Class Company (Lean Enterprise and Best Operational Exellence Company),” ujar dia.
Kini, kata Made, saat krisis melanda, IBIMA berperan membantu memulihkan perekonomian Indonesia yang terpuru. Di mana kondisinya saat ini hanya sustain 40-50% industry, baik dari Industri kecil menengah (IKM), usaha kecil menengah (UKM), mau pun industri hulu, antara dan hili.
“Untukk mengangkat industri ini melalui efisiensi atau cost reduction dan rasionalisasi dengan memerhatikan aspek demand, pasar dan daya beli masyarakat. Ini merupakan salah satu peran dan solusi dari IBIMA dalam menghidupkan kembali roda perekonomian bangsa melalui lean enterprise untuk Indonesia. Membangun industri unggulan berbasis agro, maritim, IKM UKM Koperasi, teknologi, dan baterai,” kata Made.
Made mengatakan, program IBIMA telah terbukti berhasil dalam membangun, meningkatkan performansi bisnis dan industry. Sehingga bila diterapkan dalam konteks nasional akan mampu membawa perubahan makro yang signifikan terhadap kemajuan ekonomi dan sosial bangsa.
“Di Indonesia belum ada lembaga center yang berperan secara integratif dalam pembangunan bisnis dan industri,” kata dia.
“Ada pun objektif IBIMA Building the Best Industry and Business Way to be the Best World Class Company (Lean Enterprise and Best Operational Exellence Company),” ujar dia.
Kini, kata Made, saat krisis melanda, IBIMA berperan membantu memulihkan perekonomian Indonesia yang terpuru. Di mana kondisinya saat ini hanya sustain 40-50% industry, baik dari Industri kecil menengah (IKM), usaha kecil menengah (UKM), mau pun industri hulu, antara dan hili.
“Untukk mengangkat industri ini melalui efisiensi atau cost reduction dan rasionalisasi dengan memerhatikan aspek demand, pasar dan daya beli masyarakat. Ini merupakan salah satu peran dan solusi dari IBIMA dalam menghidupkan kembali roda perekonomian bangsa melalui lean enterprise untuk Indonesia. Membangun industri unggulan berbasis agro, maritim, IKM UKM Koperasi, teknologi, dan baterai,” kata Made.
Made mengatakan, program IBIMA telah terbukti berhasil dalam membangun, meningkatkan performansi bisnis dan industry. Sehingga bila diterapkan dalam konteks nasional akan mampu membawa perubahan makro yang signifikan terhadap kemajuan ekonomi dan sosial bangsa.
“Di Indonesia belum ada lembaga center yang berperan secara integratif dalam pembangunan bisnis dan industri,” kata dia.
Lihat Juga :