Kisah Perebutan Kekuasaan Kerajaan Islam di Sumatera Dipicu Perbedaan Mahzab dan Kekayaan Alam

Senin, 19 Mei 2025 - 06:49 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Sultanah Malikah Nahrasiyah, Ratu Samudera Pasai yang Gentarkan Asia Tenggara

Pedagang-pedagang Persi dan Arab, yang banyak berlayar ke pantai timur Sumatra, membawa dagangan lada dan mencoba menanam lada di daerah Aceh.

Perlak dijadikan bandar utama di pantai timur Sumatera bagian utara untuk ekspor lada, karena eskpor lada mendatangkan banyak keuntungan.

Maka pedagang-pedagang asing dari Mesir, Persi dan Gujarat, yang datang di pelabuhan Perlak dan kemudian menetap di situ, ingin menguasai seluruhnya hasil lada yang sejak semula dikuasai oleh Marah Perlak. Salah seorang pedagang Arab berhasil kawin dengan putri Marah Perlak.

Dari perkawinan itu, lahirlah Sayid Abdul Aziz. Dengan sokongan para pedagang asing yang menganut agama Islam aliran Syi'ah, Sayid Abdul Aziz berhasil merebut kekuasaan Marah Perlak dan kemudian mendirikan Kesultanan Perlak pada tahun 1161.

Sayid dinobatkan menjadi Sultan Perlak dengan julukan Alaiddin Syah. Kesultanan Perlak yang dipimpin oleh Arab peranakan Sayid Abdul Aziz, mendapat dukungan sepenuhnya dari para pedagang asing dari Arab, Mesir, Persi, dan Gujarat yang menganut aliran Syi'ah.

Kecuali Kesultanan Perlak di pantai timur Sumatra bagian utara, masih ada kesultanan lain yang dipimpin oleh laksamana laut dari Dinasti Fathimiah di Mesir, yakni Kesultanan Pasai. Kesultanan Pasai terletak di muara Sungai Pasai dan menjadi negara bawahan Mesir.

Kala itu Kerajaan Samudra Pasai konon merupakan penganut Islam mahzab atau aliran syi'ah, yang tidak dikehendaki oleh dinasti baru di Mesir yang beragama Islam aliran Syafi'i. Di saat bersamaan muncullah sebuah dinasti baru bernama Dinasti Mamaluk pada tahun 1285 sampai 1522.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
DPR: Blackout Sumatera...
DPR: Blackout Sumatera Dipicu Putusnya Kabel Transmisi, Bukan Sabotase
Rekomendasi
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Raffi Ahmad Donasi Rp250...
Raffi Ahmad Donasi Rp250 Juta untuk Wanita Korban Penyiksaan Taufik Hidayat
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved