Cukai Rakyat Bisa Jadi Solusi Pelaku Usaha Rokok Kecil di Madura
Selasa, 13 Mei 2025 - 23:19 WIB
loading...
Industri tembakau diterpa masalah regulasi yang memicu turunnya daya beli masyarakat terhadap produk rokok. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Ada kepala daerah yang berpandangan bahwa tanaman tembakau memberikan dampak positif yang berantai (multiplier effect). Juga menjadi tulang punggung buat perekonomian daerah.
Sayangnya, industri tembakau diterpa masalah regulasi yang memicu turunnya daya beli masyarakat terhadap produk rokok. Dampaknya, kondisi pabrikan rokok masih belum stabil lantaran cukai rokok yang kian tinggi.
"Posisi tawar tembakau kita masih belum baik-baik saja. Padahal bahan baku tembakau hanya bisa diserap oleh pabrikan rokok," kata Bupati Temanggung Agus Setyawan, dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (13/5/2025).
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta agar cukai hasil tembakau (CHT) tidak terus dinaikkan. Menurutnya, kenaikan cukai rokok justru mendorong maraknya peredaran rokok ilegal di wilayahnya.
"Kebijakan menaikkan CHT setiap tahun tidak efektif untuk menekan konsumsi rokok. Masyarakat tetap membeli rokok meskipun harganya semakin mahal, bahkan mengorbankan kebutuhan lain seperti gizi keluarga," katanya.
Sayangnya, industri tembakau diterpa masalah regulasi yang memicu turunnya daya beli masyarakat terhadap produk rokok. Dampaknya, kondisi pabrikan rokok masih belum stabil lantaran cukai rokok yang kian tinggi.
"Posisi tawar tembakau kita masih belum baik-baik saja. Padahal bahan baku tembakau hanya bisa diserap oleh pabrikan rokok," kata Bupati Temanggung Agus Setyawan, dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (13/5/2025).
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta agar cukai hasil tembakau (CHT) tidak terus dinaikkan. Menurutnya, kenaikan cukai rokok justru mendorong maraknya peredaran rokok ilegal di wilayahnya.
"Kebijakan menaikkan CHT setiap tahun tidak efektif untuk menekan konsumsi rokok. Masyarakat tetap membeli rokok meskipun harganya semakin mahal, bahkan mengorbankan kebutuhan lain seperti gizi keluarga," katanya.
Lihat Juga :