7 Fakta Kasus Pelemparan Batu ke Bus Persik di Stadion Kanjuruhan, Nomor 5 Mencekam
Senin, 12 Mei 2025 - 08:33 WIB
loading...
A
A
A
Selama perjalanan dari stadion hingga ke hotel dalam kondisi kaca pecah tim Persik Kediri berusaha menutup jendela bus dengan tas, untuk menghindari lemparan batu.
Lemparan batu yang terjadi itu memang tidak melukai pemain, pelatih, dan official Persik. Namun Pelatih Persik Kediri Divaldo Alves, dan asisten pelatihnya mengalami luka akibat serpihan pecahan kaca.
Divaldo Alves mengalami luka ringan di kepala, sedangkan asistennya mengalami luka di tangannya. Tim medis yang disediakan Panpel sendiri sudah memeriksa kondisi keduanya, termasuk kondisi para pemain serta official Macan Putih, julukan Persik Kediri.
"Yang luka pelatih dan asisten, pemain ada di belakang, pemain jarang di depan. Sejauh ini tidak ada luka-luka parah, tim medis sedang mengecek ini. Alhamdulillah semua tim masih luka ringan dan dalam pemeriksaan, kami berterima kasih juga ke pihak-pihak yang membantu kami," ucap Mochammad Syahid Nur Ichsan, selaku Manajer Persik Kediri.
Aksi pelemparan batu ke bus Persik mengubah skema pengamanan tim Persik Kediri, yang sedianya masih akan menginap semalam di hotel. Persik diputuskan untuk langsung pulang dari Hotel Grand Miami, Kepanjen ke Kediri Kota.
"Tim Persik berkoordinasi dengan manajemen Arema FC dan Kepolisian untuk melakukan pemulangan. Kita berterima kasih ke beberapa pihak yang mendukung (pengamanan dan pemulangan)," ucap Manajer Persik Mochammad Syahid Nur Ichsan.
Tim dikawal ketat aparat keamanan, dari depan tampak mobil Patwal Polda Jawa Timur disusul 10 unit lebih sepeda motor dengan masing-masing motor ada dua personel bersenjata lengkap.
Menyusul di belakangnya baru bus Persik Kediri pengganti, kemudian kendaraan barracuda dari Brimob Polda Jawa Timur, dua armada truk dari Polres Kediri Kota yang berisikan ratusan personel.
Di belakangnya turut mengawal sejumlah kendaraan dari Polda Jawa Timur, Polres Malang, manajemen Arema FC, Panpel, hingga Presidium Aremania.
6. Pelatih dan Asisten Pelatih Persik Terluka
Lemparan batu yang terjadi itu memang tidak melukai pemain, pelatih, dan official Persik. Namun Pelatih Persik Kediri Divaldo Alves, dan asisten pelatihnya mengalami luka akibat serpihan pecahan kaca.
Divaldo Alves mengalami luka ringan di kepala, sedangkan asistennya mengalami luka di tangannya. Tim medis yang disediakan Panpel sendiri sudah memeriksa kondisi keduanya, termasuk kondisi para pemain serta official Macan Putih, julukan Persik Kediri.
"Yang luka pelatih dan asisten, pemain ada di belakang, pemain jarang di depan. Sejauh ini tidak ada luka-luka parah, tim medis sedang mengecek ini. Alhamdulillah semua tim masih luka ringan dan dalam pemeriksaan, kami berterima kasih juga ke pihak-pihak yang membantu kami," ucap Mochammad Syahid Nur Ichsan, selaku Manajer Persik Kediri.
7. Persik Kediri Batal Menginap di Malang
Aksi pelemparan batu ke bus Persik mengubah skema pengamanan tim Persik Kediri, yang sedianya masih akan menginap semalam di hotel. Persik diputuskan untuk langsung pulang dari Hotel Grand Miami, Kepanjen ke Kediri Kota.
"Tim Persik berkoordinasi dengan manajemen Arema FC dan Kepolisian untuk melakukan pemulangan. Kita berterima kasih ke beberapa pihak yang mendukung (pengamanan dan pemulangan)," ucap Manajer Persik Mochammad Syahid Nur Ichsan.
Tim dikawal ketat aparat keamanan, dari depan tampak mobil Patwal Polda Jawa Timur disusul 10 unit lebih sepeda motor dengan masing-masing motor ada dua personel bersenjata lengkap.
Menyusul di belakangnya baru bus Persik Kediri pengganti, kemudian kendaraan barracuda dari Brimob Polda Jawa Timur, dua armada truk dari Polres Kediri Kota yang berisikan ratusan personel.
Di belakangnya turut mengawal sejumlah kendaraan dari Polda Jawa Timur, Polres Malang, manajemen Arema FC, Panpel, hingga Presidium Aremania.
(shf)
Lihat Juga :