Drama Musikal Unravelled Tegaskan Teknologi Tak Bisa Gantikan Empati dan Kepemimpinan Manusia
Jum'at, 02 Mei 2025 - 19:11 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Principal of Binus School Simprug Isaac Koh menuturkan bahwa 'Unravelled' menceritakan perjuangan tokoh utama bernama Cahya dan para sahabatnya membangun keberanian untuk saling mendukung di tengah tekanan sosial dan tantangan hidup era modern.
Di balik pementasan 'Unravelled' siswa juga bisa lebih memahami empati dan saling mendukung serta tumbuh bersama sebagai generasi muda masa kini. Dia menuturkan, melalui pertunjukan ini, siswa-siswi bisa menunjukkan 'passion' dan bakat mereka masing-masing. Bakat-bakat itu bisa dikolaborasikan menjadi sesuai yang bisa kita lihat saat ini di 'Unravelled'.
"Dan hari ini Anda melihat hasilnya. Sekali lagi, kami ingin mengucapkan selamat kepada Anda semua (para siswa), untuk berbagi pemikiran tentang seluruh pengalaman ini. Sekali lagi, selamat saya untuk semua pemain (unravelled). Kalian semua telah melakukan pekerjaan yang luar biasa," ujar Isaac.
Isaac menuturkan, apa yang dilakukan para siswa dan siswinya juga dilakukan selama di sekolah. Mereka bisa bekerja sama satu sama lain tanpa melihat jenjang kelas. Menurutnya, pihak sekolah hanya bisa mendukung penuh bakat dan minat pada siswanya.
"Melalui pertunjukan ini, siswa-siswi kami menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan dedikasi bisa membentuk karya yang luar biasa. Ini bukan hanya soal tampil di atas panggung, tetapi tentang bagaimana mereka belajar menghargai proses, saling mendukung, dan tumbuh bersama,” ujar Isaac.
Dia mengaku, berbagai pembelajaran diasah dalam program School Production. Artinya, selain dalam drama musikal 'Unravelled' sendiri, para siswa juga belajar langsung soal kepemimpinan, komunikasi, kreativitas, hingga musikalitas dalam kegiatan tahunan yang menjadi bagian dari Journeys Programme Binus School Simprug ini.
Subject Head/Arts MYP Binus School Simprug, Patrick Lorenzo Carbonel mengaku senang dengan capaian siswa-siswinya ini. Menurutnya, ini adalah karya original dari para siswa. Guru di Binus School hanya mendukung kegiatan positif yang ingin dilakukan para siswanya.
Di balik pementasan 'Unravelled' siswa juga bisa lebih memahami empati dan saling mendukung serta tumbuh bersama sebagai generasi muda masa kini. Dia menuturkan, melalui pertunjukan ini, siswa-siswi bisa menunjukkan 'passion' dan bakat mereka masing-masing. Bakat-bakat itu bisa dikolaborasikan menjadi sesuai yang bisa kita lihat saat ini di 'Unravelled'.
"Dan hari ini Anda melihat hasilnya. Sekali lagi, kami ingin mengucapkan selamat kepada Anda semua (para siswa), untuk berbagi pemikiran tentang seluruh pengalaman ini. Sekali lagi, selamat saya untuk semua pemain (unravelled). Kalian semua telah melakukan pekerjaan yang luar biasa," ujar Isaac.
Isaac menuturkan, apa yang dilakukan para siswa dan siswinya juga dilakukan selama di sekolah. Mereka bisa bekerja sama satu sama lain tanpa melihat jenjang kelas. Menurutnya, pihak sekolah hanya bisa mendukung penuh bakat dan minat pada siswanya.
"Melalui pertunjukan ini, siswa-siswi kami menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan dedikasi bisa membentuk karya yang luar biasa. Ini bukan hanya soal tampil di atas panggung, tetapi tentang bagaimana mereka belajar menghargai proses, saling mendukung, dan tumbuh bersama,” ujar Isaac.
Dia mengaku, berbagai pembelajaran diasah dalam program School Production. Artinya, selain dalam drama musikal 'Unravelled' sendiri, para siswa juga belajar langsung soal kepemimpinan, komunikasi, kreativitas, hingga musikalitas dalam kegiatan tahunan yang menjadi bagian dari Journeys Programme Binus School Simprug ini.
Subject Head/Arts MYP Binus School Simprug, Patrick Lorenzo Carbonel mengaku senang dengan capaian siswa-siswinya ini. Menurutnya, ini adalah karya original dari para siswa. Guru di Binus School hanya mendukung kegiatan positif yang ingin dilakukan para siswanya.
Lihat Juga :