5 Saksi Kasus Suami Bunuh Istri Diperiksa Polres Indramayu

Senin, 07 September 2020 - 04:17 WIB
loading...
5 Saksi Kasus Suami...
Penyidik Polres Indramayu, memeriksa lima saksi kasus suami bunuh istri yang jenazahnya dikubur di kolong tempat tidur. Foto/iNews TV/Toiskandar
A A A
INDRAMAYU - Penyidik Polres Indramayu , memeriksa lima saksi kasus suami bunuh istri yang menggemparkan warga, karena jenazah korban dikubur di kolong tempat tidur. (Baca juga: Suami Bunuh Istri, Jasadnya Ditanam di Bawah Tempat Tidur )

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku yang diketahui berinisial JH mencekik leher korban lalu meninggalkan korban. Selang tiga hari kemudian pelaku kembali dan menemukan korban sudah meninggal dunia, lalu pelaku menguburkannya di kolong tempat tidur.

Jenazah korban telah dievakuasi oleh petugas Polres Indramayu , dan di bawah ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang, untuk diotopsi. JH yang merupakan warga Desa Bangodua, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu , sudah digelandang ke Polres Indramayu, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sejumlah saksi yang diperiksa menyebutkan, pasangan suami istri yang telah menikah sejak 1982 tersebut, diketahui akhir-akhir ini sering terlibat pertengkaran. Pasangan suami istri ini hanya tinggal berdua, sementara tiga anaknya jarang pulang ke rumah orang tuanya.

(Baca juga: Adik Ipar Ganjar Pranowo Jadi Penantang Patahana Dari PDIP )

Menurut Kasatreskrim Polres Indramayu , AKP Hamzah Badaru, motif pembunuhan ini diduga akibat suami emosi saat istrinya meminta uang belanja senilai Rp150 ribu. "Istrinya sempat marah-marah, karena suaminya mengaku tidak punya uang. Lalu suaminya mencekik leher istrinya hingga tewas dan menguburnya di kolong tempat tidur," tuturnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Identitas 12 Korban...
Ini Identitas 12 Korban Meninggal dan 6 Luka Akibat Kecelakaan Maut di Pantura
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Rekomendasi
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved