Tolak Deklarasi KAMI, Sekelompok Orang Geruduk Hotel Pasundan

Minggu, 06 September 2020 - 17:11 WIB
loading...
Tolak Deklarasi KAMI,...
Sekelompok massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Cipayung menggeruduk Hotel Grand Pasundan di Jalan Peta, Kota Bandung, Minggu (6/9/2020). SINDOnews/Agung
A A A
BANDUNG - Sekelompok orang yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Cipayung menggeruduk Hotel Grand Pasundan di Jalan Peta, Kota Bandung, Minggu (6/9/2020).

Mereka menggelar unjuk rasa (unras) untuk menolak kegiatan Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jawa Barat yang akan digelar di hotel tersebut setelah sebelumnya direncanakan di Balai Sartika, Kota Bandung.

Dengan membawa sejumlah spanduk penolakan, mereka berunjuk rasa memprotes dan menolak keras pelaksanaan Deklarasi KAMI yang mereka nilai sebagai upaya memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

Koordinator Lapangan, Hadi Mulyadi menegaskan, kegiatan tersebut berpotensi menimbulkan konflik politik yang berujung pada perpecahan bangsa.

Apalagi, kegiatan yang diprediksi bakal dihadiri ratusan hingga ribuan orang itu digelar di tengah pandemi COVID-19 yang dikhawatirkan memunculkan klaster baru penularan COVID-19. "Kami menyatakan, menolak keras deklarasi KAMI di Grand Pasundan Hotel," tegas Hadi di sela-sela aksinya.

Hadi menyesalkan pelaksanaan deklarasi KAMI yang digelar di tengah upaya Kota Bandung membangun kembali perekonomian masyarakatnya yang terdampak COVID-19.

"Seharusnya, masa adaptasi kebiasaan baru adalah awal pertumbuhan ekonomi. Namun, sangat disayangkan, demi kepentingan pribadi dan kelompoknya, ada Deklarasi KAMI tanpa memikirkan dampak dari perkumpulan tersebut," bebernya.

Pihaknya juga menilai, manajemen Hotel Grand Pasundan seharusnya tidak mengejar keuntungan sesaat dengan mengizinkan pelaksanaan Deklarasi KAMI, namun mengorbankan keselamatan masyarakat Kota Bandung.

"Sebab, tidak menutup kemungkinan deklarasi yang akan dihadiri ratusan hingga ribuan orang dari berbagai daerah ini akan memunculkan klaster baru COVID-19," katanya.

"Kami meminta manajemen Grand Pasundan Hotel tidak memberikan izin tempat deklarasi KAMI karena kegiatan Deklarasi KAMI illegal dan tidak mendapatkan rekomendasi Gugus Tugas COVID-19," sambung Hadi menegaskan.

Dalam aksi unjuk rasa, mereka juga menuntut Kapolrestabes Bandung serta Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Provinsi Jabar dan Kota Bandung tidak mengizinkan Deklarasi KAMI di Kota Bandung atau membubarkan kegiatan tersebut, agar tidak menimbulkan klaster baru COVID-19.

"Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak ikut serta dalam deklarasi KAMI karena bakal berdampak terhadap terbentuknya klaster baru COVID-19 di Kota Bandung," tandasnya. (Gubernur, Pangdam dan Kapolda Diundang Deklarasi KAMI Jabar).

Sebelumnya diberitakan, KAMI Jabar mengundang Gubernur Jabar, Pangdam, Kapolda, hingga ormas untuk menghadiri kegiatan Deklarasi KAMI Jabar yang akan digelar di Kota Bandung, Senin (7/9/2020).

Ketua Panitia Deklarasi KAMI Jabar, Harry Mulyana mengatakan, Deklarasi KAMI Jabar rencananya akan dihadiri perwakilan dari sekitar 70 ormas dan komunitas serta perwakilan KAMI kabupaten/kota di Jabar yang sudah berinisiatif membentuk KAMI di daerah.

"Kami juga mengundang kehadiran Gubernur Jabar, Kapolda, Pangdam, Kajati, pimpinan/rektor perguruan tinggi, pimpinan ormas seperti MUI Jabar, NU, Muhamadiyah, Persis, Syarikat Islam, dan lain-lain serta pimpinan PGI, MAWI dan lain-lain. Kami juga mengundang ormas pemuda dan mahasiswa lintas generasi serta para tokoh Jawa Barat," papar Harry dalam siaran persnya, Rabu (3/9/2020).
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Massa Mahasiswa Gelar...
Massa Mahasiswa Gelar Demo di Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto Ditutup
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Rekomendasi
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Berita Terkini
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved