Denny JA: Perlu Dibentuk Pusat Studi Agama dan Spiritualitas Era AI
Kamis, 24 April 2025 - 07:13 WIB
loading...
A
A
A
Penandatanganan dilakukan oleh para pimpinan kampus, termasuk Dr. Abidin Wakano (IAIN Ambon), Dr. Ied Veda R. Sitepu (UKI), danDr. Li. Edi Ramawijaya Putra, M. Pd (STABN Sriwijaya) serta I Komang Suastika Arimbawa perwakilan dari Universitas Hindu Negeri. Beberapa kampus lain telah lebih dahulu menandatangani kesepakatan serupa secara terpisah.
Baca juga: Kapolri Minta Tokoh Lintas Agama Jadi Pendingin Suhu Politik
Denny juga menyoroti pentingnya inovasi dalam kurikulum sebagai indikator utama dalam pemeringkatan global universitas, merujuk pada sukses National University of Singapore (NUS) yang kini menempati peringkat 10 besar dunia.
Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, Forum Esoterika memperkenalkan kurikulum baru: “Agama Sebagai Warisan Kultural Milik Bersama di Era AI”. Kurikulum ini diharapkan menjembatani iman, budaya, dan teknologi secara inklusif.
Spiritualitas di Tengah Luka Sosial
Mengaitkan inisiatif ini dengan semangat Teologi Pembebasan dari Amerika Latin, Denny menyatakan bahwa spiritualitas harus hadir bukan hanya di ruang kelas, tetapi juga di tengah realitas sosial.
Baca juga: Kapolri Minta Tokoh Lintas Agama Jadi Pendingin Suhu Politik
Denny juga menyoroti pentingnya inovasi dalam kurikulum sebagai indikator utama dalam pemeringkatan global universitas, merujuk pada sukses National University of Singapore (NUS) yang kini menempati peringkat 10 besar dunia.
Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, Forum Esoterika memperkenalkan kurikulum baru: “Agama Sebagai Warisan Kultural Milik Bersama di Era AI”. Kurikulum ini diharapkan menjembatani iman, budaya, dan teknologi secara inklusif.
Spiritualitas di Tengah Luka Sosial
Mengaitkan inisiatif ini dengan semangat Teologi Pembebasan dari Amerika Latin, Denny menyatakan bahwa spiritualitas harus hadir bukan hanya di ruang kelas, tetapi juga di tengah realitas sosial.
Lihat Juga :