5.000 Pasukan Kediri Tewas Akibat Serangan Mendadak Tartar Mongol dan Raden Wijaya

Kamis, 10 April 2025 - 07:39 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 1293, pasukan Tartar di bawah komando Shih Pi, Ike Mese, dan Kau Hsing datang untuk menghukum Kertanagara yang telah berani menyakiti Mengchi (utusan Kubilai Khan) pada 1289.

Pasukan Tartar diterima Raden Wijaya di Majapahit. Dyah Wijaya yang mengaku sebagai ahli waris Kertanagara bersedia menyerahkan diri kepada Kubilai Khan asalkan pasukan Tartar itu terlebih dahulu membantunya menaklukkan Jayakatwang.

Berita China menyebutkan perang antara pasukan gabungan Tartar dan Majapahit melawan pasukan Kediri itu terjadi pada 20 Maret 1293. Dalam perang tersebut, sekitar 5.000 prajurit Kediri tewas. Akhirnya, Jayakatwang menyerah dan ditawan di atas kapal pasukan Tartar.

Sesudah menundukkan Kadiri, pasukan Tartar diserang pasukan Majapahit dan diusir keluar dari tanah Jawa. Sebelum meninggalkan Jawa, pasukan Tartar sempat menghukum mati Jayakatwang dan Ardharaja di atas kapal mereka.

Menurut Serat Pararaton dan Kidung Panji Wijayakrama, Jayakatwang yang menyerah itu ditawan di benteng pertahanan Tartar di Hujung Galuh. Serat Pararaton dan Kidung Harsawijaya juga mengisahkan bahwa Jayakatwang meninggal di dalam penjara Hujung Galuh setelah menyelesaikan karya sastra berjudul Kidung Wukir Polaman.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Puluhan Pengusaha Katering...
Puluhan Pengusaha Katering di Kediri Tertipu 'Kerja Sama' Makan Gratis
Rekomendasi
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Berita Terkini
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved