Kisah Tak Terduga Jenderal Kopassus AM Hendropriyono Bertemu Eks Musuh di Rimba Kalimantan Bong Kee Chok
Sabtu, 05 April 2025 - 05:55 WIB
loading...
A
A
A
Namun, titik klimaks operasi terjadi dalam duel jarak dekat antara Hendropriyono dan komandan musuh, Sukirjan alias Siauw Ah San.
Baca juga: Kisah Jenderal Kopassus Letjen Sutiyoso Menyamar Jadi Sopir untuk Tangkap Pimpinan GAM di Pedalaman Aceh
Perkelahian sengit itu menyebabkan luka serius di tubuh Hendropriyono. Kelingkingnya nyaris putus, paha kirinya robek karena bayonet.
Tapi pada akhirnya, Hendropriyono berhasil menembak mati Sukirjan. Sedangkan tokoh utama PGRS/Paraku, Bong Kee Chok, masih lolos.
Tak disangka, bertahun-tahun setelah konflik mereda, takdir mempertemukan mereka dalam suasana damai. Atas prakarsa Mark Wee, sahabat lama Hendropriyono, sebuah pertemuan diatur di Singapura pada 2011 atau 38 tahun setelah operasi militer tersebut.
“Wow, ini dia orang yang kami buru habis-habisan dulu,” ucap Hendropriyono mengenang reaksi pertamanya saat akhirnya melihat langsung sosok Bong Kee Chok.
Penampilan Bong Kee Chok saat itu jauh dari bayangan seorang pemberontak berbahaya. Tubuhnya tidak tinggi, kulit gelap, dan sorot matanya tetap tajam di usia senja.
Baca juga: Kisah Jenderal Kopassus Letjen Sutiyoso Menyamar Jadi Sopir untuk Tangkap Pimpinan GAM di Pedalaman Aceh
Perkelahian sengit itu menyebabkan luka serius di tubuh Hendropriyono. Kelingkingnya nyaris putus, paha kirinya robek karena bayonet.
Tapi pada akhirnya, Hendropriyono berhasil menembak mati Sukirjan. Sedangkan tokoh utama PGRS/Paraku, Bong Kee Chok, masih lolos.
Tak disangka, bertahun-tahun setelah konflik mereda, takdir mempertemukan mereka dalam suasana damai. Atas prakarsa Mark Wee, sahabat lama Hendropriyono, sebuah pertemuan diatur di Singapura pada 2011 atau 38 tahun setelah operasi militer tersebut.
“Wow, ini dia orang yang kami buru habis-habisan dulu,” ucap Hendropriyono mengenang reaksi pertamanya saat akhirnya melihat langsung sosok Bong Kee Chok.
Penampilan Bong Kee Chok saat itu jauh dari bayangan seorang pemberontak berbahaya. Tubuhnya tidak tinggi, kulit gelap, dan sorot matanya tetap tajam di usia senja.
Lihat Juga :