Numpang Oplet Si Doel, Pendukung Muhamad-Saraswati Langgar PSBB
Sabtu, 05 September 2020 - 01:15 WIB
loading...
A
A
A
"Persiapan sudah dilakukan sebelum daftar. Sudah dipersiapkan. Tadi pagi juga kita sudah olahraga juga, lari 6 kilo. Suami dan istri, kami sudah hadir di sini. Hari pertama karena kita siap menang," tambah Saraswati.
Tidak lama, pasangan politik ini pun akhirnya meninggalkan gedung KPUD Tangsel. Bersama dengan iringannya, mereka pergi meninggalkan gedung baru milik pemkot itu.
Terkait dugaan pelanggaran Covid-19 di KPUD Kota Tangsel, Wakapolres Tangsel Kompol Stephanus Luckyto membenarkan, bahwa pendaftaran pilkada Muhamad-Saraswati kemarin banyak sekali terjadi pelanggaran PSBB.
"Kembali lagi, kita sudah mengingatkan para parpol agar berkoordinasi dalam giat paslon ini. Kita berharap, parpol ini bisa mengedukasi dan mengurangi simpatisan pendukungnya dalam pendaftaran," paparnya.
Agar tidak menjadi cluster baru penyebaran Covid-19 di KPUD Tangsel, pihaknya telah membagi tiga ring pengamanan untuk massa pendukung yang mengantarkan pendaftaran.
"Kita bagi ke dalam 3 ring keamanan. Ring ke-3 di gerbang, ring ke-2 di lobi depan, dan ring ke-1 di ruangan KPUD Tangsel. Ini untuk faktor keamanan dan kesehatan dalam teritorial di KPUD Kota Tangsel," sambungnya.
Dalam pengamatan Sindonews, di KPUD Kota Tangsel, tampak para pendukung pasangan bakal calon hanya berada sampai ring tiga. Sedang yang bisa masuk ring 2 hanya para pengurus partai dan wartawan yang meliput.
Sementara untuk ring 1, hanya untuk ketua parpol pengusung. Ruangan dalam ring 1 ini sangat kecil, sehingga para pengiring tampak berdesakan tanpa menghiraukan jaga jarak.
Tidak lama, pasangan politik ini pun akhirnya meninggalkan gedung KPUD Tangsel. Bersama dengan iringannya, mereka pergi meninggalkan gedung baru milik pemkot itu.
Terkait dugaan pelanggaran Covid-19 di KPUD Kota Tangsel, Wakapolres Tangsel Kompol Stephanus Luckyto membenarkan, bahwa pendaftaran pilkada Muhamad-Saraswati kemarin banyak sekali terjadi pelanggaran PSBB.
"Kembali lagi, kita sudah mengingatkan para parpol agar berkoordinasi dalam giat paslon ini. Kita berharap, parpol ini bisa mengedukasi dan mengurangi simpatisan pendukungnya dalam pendaftaran," paparnya.
Agar tidak menjadi cluster baru penyebaran Covid-19 di KPUD Tangsel, pihaknya telah membagi tiga ring pengamanan untuk massa pendukung yang mengantarkan pendaftaran.
"Kita bagi ke dalam 3 ring keamanan. Ring ke-3 di gerbang, ring ke-2 di lobi depan, dan ring ke-1 di ruangan KPUD Tangsel. Ini untuk faktor keamanan dan kesehatan dalam teritorial di KPUD Kota Tangsel," sambungnya.
Dalam pengamatan Sindonews, di KPUD Kota Tangsel, tampak para pendukung pasangan bakal calon hanya berada sampai ring tiga. Sedang yang bisa masuk ring 2 hanya para pengurus partai dan wartawan yang meliput.
Sementara untuk ring 1, hanya untuk ketua parpol pengusung. Ruangan dalam ring 1 ini sangat kecil, sehingga para pengiring tampak berdesakan tanpa menghiraukan jaga jarak.
Lihat Juga :