Ceramah di Masjid Salman ITB, Anies Baswedan Ingatkan Pentingnya Berpikir Kritis demi Indonesia

Sabtu, 08 Maret 2025 - 23:18 WIB
loading...
A A A
Mantan Gubernur Jakarta itu mengatakan, ketika Nabi Muhammad SAW wafat dan kepemimpinan diteruskan oleh empat khalifah, dalam periode 29 tahun 632 sampai 661 plus 10 tahun jadi 39 tahun, orang-orang pada masa itu menyaksikan tata pemerintahan berbeda di mana pun di muka Bumi.

Pergantian kekuasaan di masa itu umumnya ditandai dengan kekerasaan, kekuatan fisik dan senjata. Namun, di masa keemasan Islam, selama 39 tahun, pergantian kepemimpinan di dunia Islam berjalan damai melalui musyawarah. Demokrasi Islam pada masa itu berjalan dan membawa kesejahteraan bagi umat.

"Hari ini, pada masa itu belum ada labelisasinya. Padahal itu namanya demokratis. Pada masa itu, 39 tahun, demokrasi berjalan di bawah bendera Islam. Namun demokrasi Islam itu tidak berlanjut, sistem tradisional pun kembali, ada kubu Bani Haysim dan kubu yang merujuk kepada keturunan rasul, satu kita sebut Suni dan satu disebut Syiah," ucap Anies.

Anies menegaskan, jika masyarakatnya apatis, fanatik, enggan berpikir kritis, ekosistem bisa sakit dan demokrasi layu.

"Seorang pemikir terkenal mengatakan, demokrasi sering tidak hancur dari serangan luar, tapi demokrasi itu malah hancur dari kerusakan sendiri ketika kita semua tidak peduli terhadap kebebasan dan keadilan. Hari ini kita rasanya peduli, tapi belum tentu kepedulian kita direspons sehingga kadang menjadi masalah. Karena itu, kita harus lebih sering terlibat," ujarnya.

Di kampus, tutur Anies, sering berdikusi dengan mahasiswa dan banyak menemukan pernyataan tidak peduli dengan politik, tidak peduli dengan siapa yang memimpin. Mereka mengatakan, ganti pemimpin hidup tetap begini-begini saja.

"Rasanya tidak ya. Ganti pemimpin, UKT (Uang Kuliah Tunggal) bisa naik," tutur Anies, disambut gelak tawa jamaah.

Anies juga mencontohkan kemacetan bukan hanya soal jumlah kendaraan atau infastruktur transportasi, tapi berkaitan dengan kebijakan politik. Harga pangan naik juga soal kebijakan tata niaga. Soal sistem pendidikan, bukan soal guru dan murid, tapi soal kebijakan pendidikan, keputusan politik.

Anie mengajak mahasiswa teknik jangan apatis terhadap politik. Jangan serahkan masalah politik ke mahasiswa sosial.

"Penting berpikir kritis. Kritis bukan berarti sinis dan menolak. Tapi memiliki pemahaman mendalam yang didasari skeptisisme," ucapnya.

Anies menyebutkan, banyak alumni ITB yang walaupun insinyur, tetapi berkiprah di dunia politik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Tahun Jangkau 12 Ribu...
3 Tahun Jangkau 12 Ribu Warga, Dexa Group Perluas Akses Cek Kesehatan Gratis
May Day Anarkis di Bandung,...
May Day Anarkis di Bandung, Massa Bakar Videotron dan Pospol
Siswa SMA di Bandung...
Siswa SMA di Bandung Tewas Dikeroyok, Sahroni: Jangan Normalisasi Pelaku Anak, Hukum Berat!
Pernah Nyanyikan Lagu...
Pernah Nyanyikan Lagu Erika HMT ITB saat Jadi Ketua Himpunan, Pramono: Tapi, Liriknya Berbeda
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
Rekomendasi
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Berita Terkini
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved