Selesai Ikuti Retret, Agustiar dan Edy Pratowo Langsung Kebut Program Prioritas
Rabu, 05 Maret 2025 - 16:39 WIB
loading...
A
A
A
"Saya dan wakil saya, mengajak seluruh warga masyarakat Kalimantan Tengah, tanpa terkecuali, untuk bekerja bersama-sama bergandeng tangan (Penyang Hinje Simpei) membangun Kalimantan Tengah ini lebih baik-lebih berkah dengan semangat Isen Mulang dan Filosofi Huma Betang. Terimakasih," ujar Agustiar, Rabu (5/3/2025).
Baca juga: Menang Pilgub Kalteng, Agustiar Sabran-Edy Pratowo Unggul di Hitung Cepat LSI Denny JA
Seorang Basir atau pemimpin upacara adat Dayak melantunkan doa dalam bahasa Dayak yang berisi harapan keselamatan dan keberkahan. Agustiar-Edy pun masuk ke Istana Isen Mulang sembari ditaburi beras kuning yang menjadi simbol kesuburan dan kemakmuran.
Setelah itu, Gubernur Agustiar Sabran melakukan sungkeman kepada sang ibu, memohon doa restu untuk dapat mengemban tugas sebagai Gubernur Kalteng masa jabatan 2025-2030. Lantunan doa dari para pemuka agama menggema di Istana Isen Mulang.
Agustiar Sabran merasa sangat berterima kasih kepada masyarakat Kalteng yang sudah menyambut dirinya bersama Edy Pratowo dengan penuh semangat dan hikmah. Hal ini menandakan masyarakat Bumi Pancasila menunjung tinggi persatuan dan kesatuan di bawah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan mengedepankan falsafah Huma Betang.
Baca juga: Menang Pilgub Kalteng, Agustiar Sabran-Edy Pratowo Unggul di Hitung Cepat LSI Denny JA
Seorang Basir atau pemimpin upacara adat Dayak melantunkan doa dalam bahasa Dayak yang berisi harapan keselamatan dan keberkahan. Agustiar-Edy pun masuk ke Istana Isen Mulang sembari ditaburi beras kuning yang menjadi simbol kesuburan dan kemakmuran.
Setelah itu, Gubernur Agustiar Sabran melakukan sungkeman kepada sang ibu, memohon doa restu untuk dapat mengemban tugas sebagai Gubernur Kalteng masa jabatan 2025-2030. Lantunan doa dari para pemuka agama menggema di Istana Isen Mulang.
Agustiar Sabran merasa sangat berterima kasih kepada masyarakat Kalteng yang sudah menyambut dirinya bersama Edy Pratowo dengan penuh semangat dan hikmah. Hal ini menandakan masyarakat Bumi Pancasila menunjung tinggi persatuan dan kesatuan di bawah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan mengedepankan falsafah Huma Betang.
Lihat Juga :