BPK Jatim Tepis Sebagai Penular COVID-19 di Blitar
Jum'at, 04 September 2020 - 08:44 WIB
loading...
A
A
A
BPK untuk sementara waktu melakukan penutupan layanan Pusat Informasi dan Komunikasi, perpustakaan, poliklinik umum, dan poliklinik gigi di BPK Jawa Timur. Menurut Joko, meski masa pandemi COVID-19, BPK tetap menjalankan amanah undang undang dalam memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. "Tanpa mengabaikan keselamatan dan kesehatan pegawai secara khusus maupun masyarakat secara umum, "tegas Joko.
Sementara seperti diketahui, Gugus Tugas Kabupaten Blitar mengumumkan empat orang ASN inspektorat Pemkab Blitar dinyatakan positif COVID-19. Dari tracing yang dilakukan, keempat orang tersebut sebelumnya menerima Tim BPK Jawa Timur yang tengah melakukan tugas pemeriksaan di Kabupaten Blitar.
"Iya, empat orang dari inspektorat positif (COVID-19). Ini terkait dengan hasil swab BPK yang notabene melakukan pemeriksaan di Kabupaten Blitar. Jadi kontak erat dengan BPK yang dinyatakan positif, " ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti.
Yang lebih dulu diketahui positif COVID-19 adalah pegawai BPK Jawa Timur. Dari situ, kata Krisna Yekti petugas memeriksa empat ASN inspektorat Pemkab Blitar yang berkontak erat. "Dan hasilnya juga positif, " tambah Krisna Yekti. Namun kendati demikian Krisna Yekti mengaku belum bisa memastikan siapa yang menjadi inang penularan.
Apakah pegawai BPK Jawa Timur atau para ASN inspektorat Pemkab Blitar. "Kita belum tahu inangnya. Yang pasti setelah diketahui ada BPK yang positif COVID-19, empat orang ASN inspektorat yang berkontak erat ketika diswab juga positif, " pungkas Krisna Yekti.
Sementara seperti diketahui, Gugus Tugas Kabupaten Blitar mengumumkan empat orang ASN inspektorat Pemkab Blitar dinyatakan positif COVID-19. Dari tracing yang dilakukan, keempat orang tersebut sebelumnya menerima Tim BPK Jawa Timur yang tengah melakukan tugas pemeriksaan di Kabupaten Blitar.
"Iya, empat orang dari inspektorat positif (COVID-19). Ini terkait dengan hasil swab BPK yang notabene melakukan pemeriksaan di Kabupaten Blitar. Jadi kontak erat dengan BPK yang dinyatakan positif, " ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti.
Yang lebih dulu diketahui positif COVID-19 adalah pegawai BPK Jawa Timur. Dari situ, kata Krisna Yekti petugas memeriksa empat ASN inspektorat Pemkab Blitar yang berkontak erat. "Dan hasilnya juga positif, " tambah Krisna Yekti. Namun kendati demikian Krisna Yekti mengaku belum bisa memastikan siapa yang menjadi inang penularan.
Apakah pegawai BPK Jawa Timur atau para ASN inspektorat Pemkab Blitar. "Kita belum tahu inangnya. Yang pasti setelah diketahui ada BPK yang positif COVID-19, empat orang ASN inspektorat yang berkontak erat ketika diswab juga positif, " pungkas Krisna Yekti.
(msd)
Lihat Juga :