Konjen RI Penang: Perusahaan Plastik Asal Malaysia Resmi Investasi di KIT Batang
Selasa, 04 Maret 2025 - 11:51 WIB
loading...
A
A
A
Indri menyebut investasi ini juga selaras dengan Asta Cita yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong hilirisasi industri nasional.
"Saat ini, KITB tengah membangun ekosistem industri terintegrasi, di mana kehadiran perusahaan ini dengan produk plastik stretch berkualitas tinggi akan meningkatkan efisiensi logistik dan mendukung rantai pasok yang lebih berkelanjutan. Kepercayaan Thong Guan dalam berinvestasi di KITB semakin memperkuat peran kawasan ini sebagai pusat industri berorientasi ekspor,” ucapnya.
Sementara, Direktur IIPC Singapura Andria Buchara menggarisbawahi bahwa investasi adalah a journey atau perjalanan, mulai dari memperkenalkan potensi Indonesia, memfasilitasi pre-kondisi investasi.
“Yang tidak kalah penting juga adalah menjaga investasi ketika sudah beroperasi agar dapat tumbuh dan pada akhirnya melakukan ekspansi dan dapat sekaligus meyakinkan perusahaan lainnya. Untuk itu, kolaborasi menjadi sangat penting seperti yang dilakukan bersama KJRI Penang dan KIT Batang”.
KIT Batang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dirancang sebagai langkah strategis pemerintah dalam menjawab kebutuhan investasi global. KIT Batang menyediakan fasilitas infrastruktur yang mendukung perluasan jaringan dan konektivitas, serta fasilitas fiskal yang segera memperoleh status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Dengan beragam insentif dan kemudahan yang ditawarkan, KITB menjadi pusat bagi industri berorientasi ekspor, mendorong efisiensi produksi, serta memperkuat daya saing industri Indonesia di pasar global.
"Saat ini, KITB tengah membangun ekosistem industri terintegrasi, di mana kehadiran perusahaan ini dengan produk plastik stretch berkualitas tinggi akan meningkatkan efisiensi logistik dan mendukung rantai pasok yang lebih berkelanjutan. Kepercayaan Thong Guan dalam berinvestasi di KITB semakin memperkuat peran kawasan ini sebagai pusat industri berorientasi ekspor,” ucapnya.
Sementara, Direktur IIPC Singapura Andria Buchara menggarisbawahi bahwa investasi adalah a journey atau perjalanan, mulai dari memperkenalkan potensi Indonesia, memfasilitasi pre-kondisi investasi.
“Yang tidak kalah penting juga adalah menjaga investasi ketika sudah beroperasi agar dapat tumbuh dan pada akhirnya melakukan ekspansi dan dapat sekaligus meyakinkan perusahaan lainnya. Untuk itu, kolaborasi menjadi sangat penting seperti yang dilakukan bersama KJRI Penang dan KIT Batang”.
KIT Batang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dirancang sebagai langkah strategis pemerintah dalam menjawab kebutuhan investasi global. KIT Batang menyediakan fasilitas infrastruktur yang mendukung perluasan jaringan dan konektivitas, serta fasilitas fiskal yang segera memperoleh status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Dengan beragam insentif dan kemudahan yang ditawarkan, KITB menjadi pusat bagi industri berorientasi ekspor, mendorong efisiensi produksi, serta memperkuat daya saing industri Indonesia di pasar global.
(cip)
Lihat Juga :