Perbedaan Pendapat Pejabat Belanda di Tengah Upaya Penaklukan Kerajaan Bone

Senin, 03 Maret 2025 - 06:24 WIB
loading...
A A A
Pada 20 Januari 1825 Van Geen telah berada di Makassar dan menyiapkan rencana pemberangkatan pasukan-pasukan ekspedisinya. Rencana penyerangannya diatur dengan mendaratkan sebagian pasukan di berbagai tempat, dan akan dilakukan tembakan-tembakan meriam terhadap daerah-daerah kedudukan pasukan Bone.

Sebagian lagi ditugaskan untuk melindungi pos-pos Belanda. Baru setelah itu usaha selanjutnya akan diarahkan menguasai daerah-daerah pedalaman dengan tujuan agar daerah Pantai Bone dapat diduduki oleh pasukan Belanda.

Sementara menunggu pasukan yang didatangkan dari Maluku dan Madura, Van Geen telah mengumpulkan 46 opsir dan 53 serdadu biasa di Makassar. Dalam persiapan ekspedisi ini ternyata Van Geen mengalami kesulitan karena di samping perlengkapan yang sangat terbatas, juga kesehatan dari sejumlah pasukannya sangat buruk.

Kesulitan lainnya adalah adanya perbedaan pendapat antara Van Geen dengan penjabat Belanda lainnya, yaitu dengan Van Schelle dan Tobias, yang masing-masing menjadi komisaris-komisaris Belanda di Makassar. Perbedaan pendapat di antara ketiga pejabat pemerintah Belanda tersebut berpangkal pada pelaksanaan pengiriman ekspedisi.

Di satu pihak kedua komisaris Belanda di Makassar itu menghendaki agar pengiriman ekspedisi ke Tanete dan Suppa lebih didahulukan. Di lain pihak van Geen melakukan pengiriman itu justru ke Bone terlebih dahulu, karena di antara ketiga kerajaan yang menentang Belanda itu, kerajaan Bone adalah jalan yang terbesar dan terkuat. Menurutnya, penaklukan kerajaan Bone akan lebih mempermudah menaklukkan kerajaan-kerajaan Suppa dan Tanete.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
27.969 Bidang Tanah...
27.969 Bidang Tanah Milik Pemda di Sulsel Senilai Rp27,5 Triliun Belum Bersertifikat
Pesawat ATR Jatuh di...
Pesawat ATR Jatuh di Sulsel Pernah Ikut Bantu Cari Korban Kapal Terbakar
Pesawat ATR Hilang Kontak...
Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros Angkut 11 Orang
Basarnas Kerahkan Puluhan...
Basarnas Kerahkan Puluhan Personel Cari Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros
Pesawat ATR 400 Indonesia...
Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Kembali atau Dijajah:...
Kembali atau Dijajah: Menjemput Nusantara Jayasempurna
Perindo Bakal Lantik...
Perindo Bakal Lantik Tokoh Daerah yang Punya Rekam Jejak dan Jadi Corong Aspirasi Masyakat Sulsel
Rekomendasi
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Danantara Mulai Merger...
Danantara Mulai Merger Empat Perusahaan Pengelola Aset BUMN
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Berita Terkini
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved