Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, Jakpro Memiontec Air Gelar Aksi Bersih-bersih Sampah
Sabtu, 22 Februari 2025 - 14:09 WIB
loading...
A
A
A
"Kegiatan hari ini adalah komitmen kami untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah dengan benar. Dan agenda tadi kita awali dari titik kumpul di Stasiun MRT Dukuh Atas dan diikuti 50 orang Jakpro Group," katanya.
![Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, Jakpro Memiontec Air Gelar Aksi Bersih-bersih Sampah]()
HPSN kali ini diharapkan turut memotivasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Hal ini sebagaimana dengan visi Pramono Anung selaku Gubernur Jakarta yang baru saja dilantik yaitu Jakarta Kota Global dan Pusat Ekonomi Berkelanjutan .
Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup setiap 21 Februari. HPSN dilatarbelakangi adanya peristiwa besar yang memilukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah, Cimahi.
Kejadian longsoran sampah di tempat tersebut akibat curah hujan tinggi disertai pengelolaan sampah yang kurang baik di TPA Leuwigajah. Ini akibat pengelolaan sampah tidak baik atau hanya ditumpuk-tumpuk saja (open dumping).
Sampah yang menggunung disertai longsoran mengakibatkan bencana kemanusiaan yang merenggut 157 orang meninggal. Tercatat dua permukiman yang terdampak longsor dengan jarak sekitar 1 km dari TPA Leuwigajah di Kampung Cilimus dan Kampung Pojok Timur tertimbun.

HPSN kali ini diharapkan turut memotivasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Hal ini sebagaimana dengan visi Pramono Anung selaku Gubernur Jakarta yang baru saja dilantik yaitu Jakarta Kota Global dan Pusat Ekonomi Berkelanjutan .
Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup setiap 21 Februari. HPSN dilatarbelakangi adanya peristiwa besar yang memilukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah, Cimahi.
Kejadian longsoran sampah di tempat tersebut akibat curah hujan tinggi disertai pengelolaan sampah yang kurang baik di TPA Leuwigajah. Ini akibat pengelolaan sampah tidak baik atau hanya ditumpuk-tumpuk saja (open dumping).
Sampah yang menggunung disertai longsoran mengakibatkan bencana kemanusiaan yang merenggut 157 orang meninggal. Tercatat dua permukiman yang terdampak longsor dengan jarak sekitar 1 km dari TPA Leuwigajah di Kampung Cilimus dan Kampung Pojok Timur tertimbun.
(jon)
Lihat Juga :