Awas! Virus Corona di Surabaya Bermutasi, Penyebaran Lebih Cepat
Kamis, 03 September 2020 - 10:48 WIB
loading...
A
A
A
"Belum ada bukti terhadap peningkatan angka kematian atau lebih berbahayanya virus Corona hasil mutasi ini. Namun, penyebaran virus Corona lebih cepat dengan adanya mutan tersebut," terangnya.
Mutan D614G mengisi 77,5 persen mutasi D614G dan Q677H . Hal ini juga telah terjadi di negara lain. Dari data mutasi Q677H , telah ditemukan pada bulan mei di enam negara termasuk Indonesia, tepatnya di Surabaya, dan kini telah berkembang di 24 negara.
(Baca juga: Awas! Pencuri Ponsel Bergentayangan di Bukittingi )
Dia menyebutkan, dari data virus pada database global atau GISAID, keberadaan starin virus ini sudah menyebar dengan cepat, pasalnya di GISAID sudah hampir 80 persen semua virus sudah terdata. Sedangkan untuk Q677H , datanya belum ditemukan karena baru ditemukan di Surabaya.
Mutan D614G mengisi 77,5 persen mutasi D614G dan Q677H . Hal ini juga telah terjadi di negara lain. Dari data mutasi Q677H , telah ditemukan pada bulan mei di enam negara termasuk Indonesia, tepatnya di Surabaya, dan kini telah berkembang di 24 negara.
(Baca juga: Awas! Pencuri Ponsel Bergentayangan di Bukittingi )
Dia menyebutkan, dari data virus pada database global atau GISAID, keberadaan starin virus ini sudah menyebar dengan cepat, pasalnya di GISAID sudah hampir 80 persen semua virus sudah terdata. Sedangkan untuk Q677H , datanya belum ditemukan karena baru ditemukan di Surabaya.
(eyt)
Lihat Juga :