Hasil Riset, Pengakuan dan Akses Perempuan dalam Sektor Perikanan Masih Rendah

Rabu, 08 Oktober 2025 - 14:15 WIB
loading...
Hasil Riset, Pengakuan...
Diseminasi hasil riset bertajuk Pemberdayaan Perempuan di Sektor Perikanan di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Foto/Istimewa
A A A
MEMPAWAH - Universitas Airlangga ( Unair ) melalui Tim Riset Badan Kerja Sama dan Manajemen Pengembangan (BKMP) bekerja sama dengan program INKLUSI (Kemitraan Australia–Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif) menggelar diseminasi hasil riset bertajuk "Pemberdayaan Perempuan di Sektor Perikanan". Kegiatan tersebut digelar di Kabupaten Mempawah , Kalimantan Barat.

Hasil penelitian tersebut mengungkap bahwa perempuan nelayan masih menghadapi beragam hambatan struktural—mulai dari belum adanya pengakuan resmi terhadap peran mereka, keterbatasan akses pada bantuan produktif, hingga minimnya keterlibatan dalam proses pengambilan keputusan di tingkat komunitas maupun kebijakan.

Temuan riset Universitas Airlangga menunjukkan bahwa kondisi tersebut juga terjadi di berbagai wilayah pesisir Indonesia, termasuk di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Meski berperan besar dalam rantai nilai perikanan—sektor yang pada 2024 berkontribusi sebesar 2,59 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional atau senilai Rp555 triliun (Kementerian Kelautan dan Perikanan, 2025)—perempuan nelayan masih menghadapi keterbatasan akses terhadap modal, pelatihan, serta bantuan pemerintah, padahal mereka berperan penting dalam menjaga keberlanjutan ekonomi keluarga dan komunitas pesisir.

Baca Juga: Rembuk Nelayan 2025, Meminta Prabowo Perhatikan Nasib Nelayan dan Pelaku Usaha Perikanan

Penelitian dilakukan di empat wilayah pesisir yakni Kabupaten Pangandaran (Jawa Barat), Kabupaten Muna Barat (Sulawesi Tenggara), Kecamatan Semau Kabupaten Kupang (Nusa Tenggara Timur), dan Kabupaten Mempawah (Kalimantan Barat). Penelitian melibatkan perempuan di sektor perikanan dan didukung mitra organisasi masyarakat sipil, yakni 'Aisyiyah, BAKTI-UDN, dan PEKKA (Perempuan Kepala Keluarga).

Menurut Rumayya, peneliti BKMP Universitas Airlangga, mayoritas perempuan nelayan masih tercatat sebagai ibu rumah tangga dalam dokumen resmi, meskipun mereka berperan besar dalam rantai nilai perikanan. Ia menambahkan, isu itu umum terjadi di empat daerah penelitian. Kondisi ini membuat peran dan kontribusi perempuan nelayan tidak terlihat dalam data maupun kebijakan yang disusun pemerintah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
BMKG Ingatkan Potensi...
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi hingga 13 Mei 2026
Perempuan Dikejar dan...
Perempuan Dikejar dan Diduga Dianiaya saat Akan Bersaksi di Persidangan
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Rekomendasi
7 BUMN Kolaborasi Gelar...
7 BUMN Kolaborasi Gelar Blue Impact, Lestarikan Terumbu Karang dan Berdayakan Masyarakat Pesisir
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved