Heroik! Kaum Padri Pukul Mundur Penjajah dan Tewaskan Kapten Belanda
Kamis, 06 Februari 2025 - 10:34 WIB
loading...
A
A
A
Namun, datangnya bantuan militer dari Pulau Jawa memperkuat kekuatan militer Belanda hingga berhasil menduduki beberapa daerah yang dikuasai Kaum Padri. Daerah-daerah seperti Tapi Selo yang merupakan bekas kedudukan Tuanku Pasaman, Kebon Belongkat di sebelah timur Muarapalam, dan Buo, berhasil direbut Belanda.
Di daerah itu pula Belanda mendirikan pos-pos penjagaan yang kekuatannya disuplai dari tentara Pulau Jawa. Perlu juga diketahui pertempuran besar yang terjadi di Agam, dalam pertempuran pada 29 Juli 1833 ini pasukan Padri berjumlah 2.000 orang berhadapan dengan pasukan Belanda.
Banyaknya pasukan Kaum Padri membuat Belanda kalah. Tak hanya itu, 8 prajurit Belanda tewas, sementara 40 orang lainnya luka-luka. Namun, korban juga muncul dari kubu Kaum Padri.
Belanda sekali lagi dengan liciknya menghasut salah satu pimpinan di Sumatera Barat yakni Tuanku nan Cerdik mengenai kekuatan Kaum Padri. Padahal, keduanya bersama Tuanku Imam Bonjol sebenarnya sama-sama melawan Belanda.
Di daerah itu pula Belanda mendirikan pos-pos penjagaan yang kekuatannya disuplai dari tentara Pulau Jawa. Perlu juga diketahui pertempuran besar yang terjadi di Agam, dalam pertempuran pada 29 Juli 1833 ini pasukan Padri berjumlah 2.000 orang berhadapan dengan pasukan Belanda.
Banyaknya pasukan Kaum Padri membuat Belanda kalah. Tak hanya itu, 8 prajurit Belanda tewas, sementara 40 orang lainnya luka-luka. Namun, korban juga muncul dari kubu Kaum Padri.
Belanda sekali lagi dengan liciknya menghasut salah satu pimpinan di Sumatera Barat yakni Tuanku nan Cerdik mengenai kekuatan Kaum Padri. Padahal, keduanya bersama Tuanku Imam Bonjol sebenarnya sama-sama melawan Belanda.
(jon)
Lihat Juga :