Deklarasi Eri Cahyadi-Armuji Dikritik Anggota Dewan Surabaya
Rabu, 02 September 2020 - 23:50 WIB
loading...
A
A
A
Pada acara deklarasi, Risma sempat memberikan sambutan. Dia menitipkan pesan agar Eri dan Armuji bisa membawa Surabaya menjadi kota yang bisa menyejahterakan warganya.
“Itulah cita-cita kemerdekaan dan Pancasila. Yakni, diwujudkan negara yang adil, makmur, sejahtera dan sentosa,” ujarnya.
Sementara itu pada saat acara, Eri Cahyadi yang masih berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) itu sudah mengenakan baju merah. Hanya saja baju merah berlengan panjang itu tanpa ada logo PDIP.
Selain berbaju merah, Eri juga mengenakan celana dan songkok warna hitam serta masker putih. Dia duduk tepat di deretan depan yang bersebelahan dengan Armudji yang sudah ditunjuk PDIP sebagai bakal calon wakil wali kota.
Kehadiran Eri ini diduga sangat tidak sesuai dengan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Sesuai Pasal 2 poin F, ASN diwajibkan menjaga netralitas.
“Itulah cita-cita kemerdekaan dan Pancasila. Yakni, diwujudkan negara yang adil, makmur, sejahtera dan sentosa,” ujarnya.
Sementara itu pada saat acara, Eri Cahyadi yang masih berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) itu sudah mengenakan baju merah. Hanya saja baju merah berlengan panjang itu tanpa ada logo PDIP.
Selain berbaju merah, Eri juga mengenakan celana dan songkok warna hitam serta masker putih. Dia duduk tepat di deretan depan yang bersebelahan dengan Armudji yang sudah ditunjuk PDIP sebagai bakal calon wakil wali kota.
Kehadiran Eri ini diduga sangat tidak sesuai dengan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Sesuai Pasal 2 poin F, ASN diwajibkan menjaga netralitas.
Lihat Juga :