Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Banten: Warga Antre, Keliling Wilayah, hingga Terpaksa Pakai Kayu Bakar
Senin, 03 Februari 2025 - 07:19 WIB
loading...
A
A
A
Warga berharap pemerintah pusat maupun daerah segera mengambil tindakan untuk mengatasi kelangkaan gas elpiji ini. Sementara itu, sejumlah agen penjual gas elpiji bersubsidi terpantau kehabisan stok.
Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram tidak hanya terjadi di Kabupaten Tangerang, tetapi juga di sejumlah daerah di Provinsi Banten. Di Kabupaten Lebak dan Serang, gas elpiji 3 kilogram mulai sulit didapatkan dalam dua pekan terakhir akibat minimnya pasokan dari Pertamina.
Kondisi ini menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan gas bersubsidi yang sebelumnya disediakan pemerintah untuk membantu kalangan menengah ke bawah.
Baca juga: Warga Keluhkan Elpiji 3 Kg di Tanah Laut Kalsel Langka dan Harganya Mahal
Seorang warga Serang, Oom Rahmah mengaku sudah sepekan ini terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kg. Dia sudah berkeliling untuk mendapatkan bahan bakar untuk memasak tersebut. Dia terpaksa menggunakan kayu untuk memasak.
"Sudah lama, seminggu nggak ada gas, sudah ke Cibuah, ke Warung Gunung, nggak ada. Ya paling pakai kayu. Pengennya gas ada lagi," katanya.
Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram tidak hanya terjadi di Kabupaten Tangerang, tetapi juga di sejumlah daerah di Provinsi Banten. Di Kabupaten Lebak dan Serang, gas elpiji 3 kilogram mulai sulit didapatkan dalam dua pekan terakhir akibat minimnya pasokan dari Pertamina.
Kondisi ini menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan gas bersubsidi yang sebelumnya disediakan pemerintah untuk membantu kalangan menengah ke bawah.
Baca juga: Warga Keluhkan Elpiji 3 Kg di Tanah Laut Kalsel Langka dan Harganya Mahal
Seorang warga Serang, Oom Rahmah mengaku sudah sepekan ini terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kg. Dia sudah berkeliling untuk mendapatkan bahan bakar untuk memasak tersebut. Dia terpaksa menggunakan kayu untuk memasak.
"Sudah lama, seminggu nggak ada gas, sudah ke Cibuah, ke Warung Gunung, nggak ada. Ya paling pakai kayu. Pengennya gas ada lagi," katanya.
Lihat Juga :