Tertimpa Musibah di Pantai Drini, Rombongan Siswa SMPN 7 Mojokerto Disambut Isak Tangis Orang Tua
Rabu, 29 Januari 2025 - 07:48 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu siswa Kelas VIII SMPN 7 Mojokerto, Listina Fitri mengaku tidak tahu persis kejadian terseretnya tiga temannya di Pantai Drini. Waktu itu, dia sedang ganti baju untuk bersiap menuju destinasi selanjutnya yakni tempat wisata He Ha.
"Saya nggak tahu kejadiannya karena saya nggak ikut ke pantai. Saya ganti baju mau ke He Ha. Waktu itu, Bu Novi lari-lari manggil anak-anak disuruh ke beachboard absen soalnya ada yang terseret ombak," kata Listina.
Menurutnya, Pantai Drini sendiri merupakan tujuan pertama dalam kegiatan outing class yang diikuti oleh siswa SMP 7. Rencana perjalanan selanjutnya adalah ke Wisata He Ha, pusat oleh-oleh, dan terakhir ke Malioboro, Yogyakarta.
Sementara itu, satu jam setelah kedatangan rombongan siswa, ambulans yang membawa tiga jenazah juga tiba di rumah duka masing-masing. Salah satunya adalah jenazah Alfian Aditya Pratama, yang berasal dari Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Jenazah Alfian langsung disalatkan di musala setempat sebelum dimakamkan di pemakaman umum Kelurahan Wates.
Kehadiran ambulans jenazah ini turut disambut dengan isak tangis keluarga dan warga sekitar yang merasa kehilangan. Musibah di Pantai Drini telah menewaskan tiga orang siswa, dan kepergian mereka meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, teman-teman, serta warga Kota Mojokerto.
"Saya nggak tahu kejadiannya karena saya nggak ikut ke pantai. Saya ganti baju mau ke He Ha. Waktu itu, Bu Novi lari-lari manggil anak-anak disuruh ke beachboard absen soalnya ada yang terseret ombak," kata Listina.
Menurutnya, Pantai Drini sendiri merupakan tujuan pertama dalam kegiatan outing class yang diikuti oleh siswa SMP 7. Rencana perjalanan selanjutnya adalah ke Wisata He Ha, pusat oleh-oleh, dan terakhir ke Malioboro, Yogyakarta.
Sementara itu, satu jam setelah kedatangan rombongan siswa, ambulans yang membawa tiga jenazah juga tiba di rumah duka masing-masing. Salah satunya adalah jenazah Alfian Aditya Pratama, yang berasal dari Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Jenazah Alfian langsung disalatkan di musala setempat sebelum dimakamkan di pemakaman umum Kelurahan Wates.
Kehadiran ambulans jenazah ini turut disambut dengan isak tangis keluarga dan warga sekitar yang merasa kehilangan. Musibah di Pantai Drini telah menewaskan tiga orang siswa, dan kepergian mereka meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, teman-teman, serta warga Kota Mojokerto.
(abd)
Lihat Juga :