Membelot di Pilkada, Bupati Semarang dan Anaknya Terancam Dipecat dari PDIP
Rabu, 02 September 2020 - 18:51 WIB
loading...
A
A
A
"Anaknya kami beri ruang dengan menjadi anggota dewan karena percaya akan mendukung rekom. Kalau begini kan namanya tidak mendukung rekom," tegasnya.
Sementara di Blora, kader PDI Perjuangan yang juga anggota DPRD setempat, Dwi Astutiningsih justru maju Pilkada melalui Partai Demokrat.
PDI Perjuangan sendiri memberi rekomendasi pada Arief Rohman-Tri Yulisetyowati untuk maju di Pilkada Blora.
Ia menegaskan, yang bersangkutan jelas tidak tunduk pada perintah partai. Posisi sebagai legislator akan diganti melalui mekanisme pergantian antar waktu (PAW). (Baca: Diduga Sakit Hati, Warga Semarang Bakar Rumah Mertua).
"Nanti kita pecati semua. Enak aja, sudah 10 tahun merasakan harkat martabat dari PDI Perjuangan, pindah begitu saja. Kan etikanya nggak ada," pungkasnya.
Sementara di Blora, kader PDI Perjuangan yang juga anggota DPRD setempat, Dwi Astutiningsih justru maju Pilkada melalui Partai Demokrat.
PDI Perjuangan sendiri memberi rekomendasi pada Arief Rohman-Tri Yulisetyowati untuk maju di Pilkada Blora.
Ia menegaskan, yang bersangkutan jelas tidak tunduk pada perintah partai. Posisi sebagai legislator akan diganti melalui mekanisme pergantian antar waktu (PAW). (Baca: Diduga Sakit Hati, Warga Semarang Bakar Rumah Mertua).
"Nanti kita pecati semua. Enak aja, sudah 10 tahun merasakan harkat martabat dari PDI Perjuangan, pindah begitu saja. Kan etikanya nggak ada," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :