Puncak Kejayaan Kerajaan Majapahit Beserta Raja dan Wilayah Kekuasaanya

Minggu, 26 Januari 2025 - 11:23 WIB
loading...
A A A
Ketegangan politik internal sering kali muncul, terutama dalam memperebutkan kekuasaan di kalangan keluarga kerajaan. Meski demikian di bawah kepemimpinan Gajah Mada, Majapahit berhasil mempertahankan stabilitas dan melanjutkan ekspansi wilayah yang lebih luas.

Pada tahun 1357-1362, Kerajaan Majapahit pernah menghadapi konflik internal yang cukup signifikan, yang menyebabkan Tumasik (Singapura) lepas dari pengaruh Majapahit.

Namun, wilayah tersebut berhasil direbut kembali pada sekitar tahun 1390-an. Dengan stabilitas politik yang terus diperjuangkan oleh Mahapatih Gajah Mada, Majapahit berhasil memperluas wilayahnya lebih jauh, hingga ke Kepulauan Filipina dan bagian selatan Thailand.

Warisan Majapahit dalam Sejarah Indonesia


Kerajaan Majapahit tidak hanya diingat sebagai sebuah kerajaan yang pernah mencapai puncak kejayaan dengan luas wilayah yang sangat besar, tetapi juga sebagai simbol dari kejayaan peradaban Jawa di dunia internasional.

Dari segi sejarah, puncak kejayaan Majapahit ditandai oleh dominasi politik dan ekonomi yang mencakup hampir seluruh Nusantara, dengan pengaruh besar di luar negeri.

Namun, meskipun kemegahan Majapahit di masa lalu telah mencapai puncaknya di bawah pemerintahan Hayam Wuruk, berbagai faktor internal, termasuk ketidakstabilan politik dan konflik antara bagian-bagian kerajaan, menyebabkan kerajaan ini mulai surut pada awal abad ke-16.

Pada tahun 1527, Majapahit akhirnya runtuh ketika datangnya serangan dari Kesultanan Demak. Namun, kemegahan kerajaan ini tetap meninggalkan warisan besar dalam sejarah Indonesia.

Kitab-kitab kuno seperti Nagarakertagama, Kidung Sunda, dan berbagai karya sejarah lainnya menjadi bukti catatan indah mengenai era puncak kejayaan Majapahit, dengan Wilwatikta (Trowulan) sebagai pusat peradaban yang besar.

Puncak kejayaan Majapahit pada masa pemerintahan Hayam Wuruk (1350–1389) memberikan kita pelajaran tentang pentingnya persatuan, kebijakan luar negeri yang strategis, serta kebudayaan yang berkembang pesat, meskipun akhirnya kerajaan ini menghadapi kemunduran pada masa-masa setelahnya.

Mengingat peran pentingnya dalam sejarah Nusantara, Majapahit akan selalu dikenang sebagai simbol kejayaan budaya dan peradaban Asia Tenggara.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Bareskrim Ungkap Peran...
Bareskrim Ungkap Peran 4 WNI dalam Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
Perputaran Uang Judi...
Perputaran Uang Judi Online Hayam Wuruk Capai Belasan Triliun
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
Rekomendasi
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved