Tragis, Ibu dan Anak Balita di Binjai Tewas Tertimpa Tiang Listrik
Sabtu, 18 Januari 2025 - 15:32 WIB
loading...
A
A
A
Praktisi hukum Kota Binjai, Ferdinan Sembiring, jika dilihat dari patahan tiang listrik tersebut diduga sudah tidak layak digunakan dan seharusnya pihak PLN melakukan pengecekan serta perawatan sejumlah jaringan yang ada di Kota Binjai.
Baca juga: Sungai Mencirim Meluap, 450 Rumah Warga Binjai Terendam Banjir
"Berdasarakan Permen ESDM RI No.13 Tahun 2021, dalam ketentuan umum Bab 1, pasal 1 No.1 disebutkan keselamatan ketenagalistrikan adalah segala upaya atau langkah pemenuhan standardisasi peralatan dan pemanfaat tenaga listrik, pengamanan instalasi tenaga listrik, dan pengamanan pemanfaat tenaga listrik untuk mewujudkan kondisi andal dan aman bagi instalasi, aman bagi manusia dan mahluk hidup lainnya dari bahaya serta ramah lingkungan", ujarnya.
Sementara, dari keterangan warga di lokasi, tiang listrik lapuk ini sebelumnya pernah dilaporkan kepada pihak PLN UP3 Binjai. Sayangnya laporan tersebut belum ditindaklanjuti. "Masyarakat pernah melaporkan tentang keretakan tiang listrik itu, tapi belum juga diganti," sebut Rudi, warga yang bermukim di sekitar lokasi tiang listrik.
Manager PLN Unit Layanan Pelanggan Binjai Kota Siti Asiyah Mutia, menyatakan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa Huzzatunnisa bersama anak balitanya Zennia Ghalia Syach. Pihak PLN ULP Binjai Kota telah menjalin komunikasi langsung dengan keluarga korban dan berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dalam situasi yang berat ini.
Baca juga: Sungai Mencirim Meluap, 450 Rumah Warga Binjai Terendam Banjir
"Berdasarakan Permen ESDM RI No.13 Tahun 2021, dalam ketentuan umum Bab 1, pasal 1 No.1 disebutkan keselamatan ketenagalistrikan adalah segala upaya atau langkah pemenuhan standardisasi peralatan dan pemanfaat tenaga listrik, pengamanan instalasi tenaga listrik, dan pengamanan pemanfaat tenaga listrik untuk mewujudkan kondisi andal dan aman bagi instalasi, aman bagi manusia dan mahluk hidup lainnya dari bahaya serta ramah lingkungan", ujarnya.
Sementara, dari keterangan warga di lokasi, tiang listrik lapuk ini sebelumnya pernah dilaporkan kepada pihak PLN UP3 Binjai. Sayangnya laporan tersebut belum ditindaklanjuti. "Masyarakat pernah melaporkan tentang keretakan tiang listrik itu, tapi belum juga diganti," sebut Rudi, warga yang bermukim di sekitar lokasi tiang listrik.
Manager PLN Unit Layanan Pelanggan Binjai Kota Siti Asiyah Mutia, menyatakan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa Huzzatunnisa bersama anak balitanya Zennia Ghalia Syach. Pihak PLN ULP Binjai Kota telah menjalin komunikasi langsung dengan keluarga korban dan berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dalam situasi yang berat ini.
Lihat Juga :