Golkar Terbelah, Sesepuh-Senior Pilih Dukung Dadang-Syahrul
Rabu, 02 September 2020 - 10:57 WIB
loading...
A
A
A
"Kenapa kami mendukung Dadang Supriatna? Karena dia itu bukan orang asing bagi kami. Beliau itu kader Golkar. Pada zaman saya ketua Golkar, dia ketua fraksi saya. Jadi wajar, saya sebagai mantan ketuanya mendukung kader saya," beber Hilman.
(Baca juga: 15 Ton Kertas Ibadah Ludes Terbakar, Kerugian Rp220 Juta )
Mantan anggota DPRD Jabar itu juga menyebut dukungan sesepuh, senior, dan mantan pengurus Partai Golkar se-Kabupaten Bandung bakal signifikan membantu kemenangan bagi Dadang-Syahrul. Pasalnya, mereka masih memiliki jaringan dan massa cukup besar untuk dikerahkan memenangkan Dadang-Syahrul.
"Meski bukan lagi pengurus, tapi mereka-mereka ini punya pengaruh dan punya massa. Yang dulu memenangkan Pak Obar (mantan bupati Bandung) dan Pak DN (Dadang Naser) kan mereka-mereka ini. Sekarang kami siap memenangkan Pak Dadang Supriatna," tegasnya lagi.
Hilman pun mengaku tak khawatir dicap tidak vatsun terhadap intruksi partainya. Bahkan, dia pun sama sekali tidak mempersoalkannya. Terlebih, kata dia, secara struktural, pihaknya bukan lagi pengurus partai. (Baca juga: Ada Pasien Meninggal, Ratusan Warga Gerudug RSUD Tongas )
"Ini kan hak kami sebagai individu. Milih mah ka saha we (memilih ke siapa saja). Kami mah tidak mendukung partai, tapi mendukung pribadinya. Sebab, secara pribadi mah di Golkar juga ada yang mendukung Dadang Supriatna, ada yang dukung Nia. Dadang Supriatna ini kader Golkar juga," tandasnya.
(Baca juga: 15 Ton Kertas Ibadah Ludes Terbakar, Kerugian Rp220 Juta )
Mantan anggota DPRD Jabar itu juga menyebut dukungan sesepuh, senior, dan mantan pengurus Partai Golkar se-Kabupaten Bandung bakal signifikan membantu kemenangan bagi Dadang-Syahrul. Pasalnya, mereka masih memiliki jaringan dan massa cukup besar untuk dikerahkan memenangkan Dadang-Syahrul.
"Meski bukan lagi pengurus, tapi mereka-mereka ini punya pengaruh dan punya massa. Yang dulu memenangkan Pak Obar (mantan bupati Bandung) dan Pak DN (Dadang Naser) kan mereka-mereka ini. Sekarang kami siap memenangkan Pak Dadang Supriatna," tegasnya lagi.
Hilman pun mengaku tak khawatir dicap tidak vatsun terhadap intruksi partainya. Bahkan, dia pun sama sekali tidak mempersoalkannya. Terlebih, kata dia, secara struktural, pihaknya bukan lagi pengurus partai. (Baca juga: Ada Pasien Meninggal, Ratusan Warga Gerudug RSUD Tongas )
"Ini kan hak kami sebagai individu. Milih mah ka saha we (memilih ke siapa saja). Kami mah tidak mendukung partai, tapi mendukung pribadinya. Sebab, secara pribadi mah di Golkar juga ada yang mendukung Dadang Supriatna, ada yang dukung Nia. Dadang Supriatna ini kader Golkar juga," tandasnya.
Lihat Juga :