Keistimewaan Wastukancana Penguasa Galuh saat Lahir, Munculnya Tanda Alam Gempa Bumi

Minggu, 12 Januari 2025 - 06:23 WIB
loading...
Keistimewaan Wastukancana...
Prabu Wastukancana merupakan salah satu penguasa di Kerajaan Galuh. Foto/SindoNews
A A A
SEMARANG - Prabu Wastukancana merupakan salah satu penguasa di Kerajaan Galuh . Sosok Wastukancana konon sejak kecil telah memiliki tanda istimewa, bahkan ketika kelahirannya ke tanah Sunda di Pulau Jawa bagian barat kala itu.

Tanda-tanda alam konon mengiringi kelahiran Prabu Wastukancana, mulai dari petir yang menyambar bertubi-tubi, kilat yang menyambar ke kiri kanan, depan, belakang serta atas bawah bumi. Tak hanya itu, konon petir itu kemudian bisa langsung berganti ke pancaroba.

Bayi itu konon dinobatkan menjadi raja kelak oleh Prabu Ciungwanara yang memiliki hubungan canggah dengan Wastukancana. Dikutip dari "Waosan Babad Galuh: dari Prabu Ciungwanara hingga Prabu Siliwangi Naskah Kraton Kasepuhan Cirebon", terjemahan Amman N. Wahju, bayi itu lantas dinamakan Prabu Wastukancana. Konon saat kelahiran bayi inilah kembali gejala alam menyambut kelahirannya.

Baca juga: Kisah Perselingkuhan Istri Raja dan Patih Kerajaan Galuh Bikin Gempar Rakyat

Gempa bumi menjadi pertanda, yang menggetarkan segala arah. Suara dari Sanghyang Alam yang turut menyaksikan kelahiran raja baru di bumi Pajajaran, sang bayi Prabu Wastukancana. Atas kehendak Prabu Ciungwanara si bayi dipelihara sendiri oleh Prabu Sepuh sampai pengganti raja di Pakuan itu siap menggantikan. Banyak yang datang menyatakan kegembiraan dan memuji tuannya yang baru lahir.

Awalnya Prabu Wastukancana diasuh oleh kerabat Prabu Ciungwanara dari Gunung Rancakowek. Dialah yang kemudian menjaga Wastukancana kemana-mana. Saat masih kecil inilah Wastukancana konon sudah memerintah para menak yang berada di timur Pajajaran seperti sebelumnya yaitu mulai dari Cilutung, dan ke arah timur hingga ke Cipamali. Itulah yang diperintah oleh Prabu Wastukancana penguasa Sunda negari.

Baca juga: Pernikahan Politik Jadi Strategi Raja Sanjaya Buat Hubungan Sunda dan Galuh Mesra

Pepatihnya bernama Patih Burung Krendha yang berupa burung. yang juga menjadi pengasuhnya. Tugasnya menghindarkan raja dari malapetaka itulah sebabnya dia diangkat menjadi pepatih. Dibandingkan dengan manusia, masih lebih pandai burung Wiring ini. Tumenggungnya bernama Tumenggung Natakriya Pakuaji dari Cigasong, kelebihannya dia bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Ki Demang Bantar Panjang, pandai dalam hal memutuskan perkara, dan menyelesaikan masalah perdata, dan Ngabehi Sokapudang yaitu yang menjaga negara, dan tempat tinggal raja. Lengkap sudah menak bupatinya. Sebagaimana adatnya yang berlaku, raja dilindungi oleh para leluhur.

Sanghyang Parwatali melindungi sang cucu bersama dengan kakek Sanghyang Talibarat, yang selalu mendampingi turunan Pajajaran. Belum lagi para saudaranya yaitu, Gelap Nyawang Karang Sembung, Gelap Sanghyang Talaga, dan Gelap Nyanggreng kalangkeng pandengel wijung, yang kesemuanya menjaga kedudukan Prabu Wastukancana sebagai Narpati. Oleh karena itu dikisahkan daerah Pajajaran, tidak pernah diterjang oleh angin ribut, atau gangguan alam lainnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Rekomendasi
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Berita Terkini
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Infografis
Aktivitas Gempa Bumi...
Aktivitas Gempa Bumi Bisa Dipengaruhi Panas Matahari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved