Catat Ya, Mulai 5 September 2020 Tarif Tol Cipularang-Padaleunyi Naik
Selasa, 01 September 2020 - 20:09 WIB
loading...
A
A
A
"Jika disimulasikan, pengguna tol kendaraan golongan I yang melalui Tol Jakarta-Cikampek menuju Bandung via GT Pasteur yang sebelumnya membayar tarif tol total Rp58.000 akan menjadi Rp61.000 atau selisih Rp3.000 dari tarif sebelumnya," tutur Heru.
Adapun penurunan tarif di ruas Tol Cipularang berlaku untuk kendaraan golongan III yang turun sebesar sebesar 10,06% dan golongan V yang turun sebesar 13,02%. Sedangkan penurunan tarif pada ruas Tol Padaleunyi berlaku pada golongan V sebesar 9.61%.
Lebih lanjut Heru mengatakan, ruas Tol Cipularang-Padaleunyi merupakan ruas tol yang terintegrasi (toll to toll) sebagai jalur utama yang menghubungkan Jakarta menuju Bandung dan sekitarnya seperti ruas Tol Jakarta-Cikampek, Soreang-Pasir Koja, dan Cikampek-Palimanan.
"Penyesuaian tarif ini juga akan menjadi insentif bagi pengembangan wilayah di sekitar Bandung dimana jalan tol ini menjadi penggerak roda ekonomi untuk mendukung percepatan pergerakan logistik dan mobilitas orang, mendukung perekonomian wilayah dan properti, kawasan industri, serta merupakan jalur wisata yang mendukung perkembangan pariwisata, kuliner dan pusat perbelanjaan," ungkap Heru.
Selain itu, kata Heru, keberadaan ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi dapat mempersingkat waktu tempuh Jakarta (Cawang) menuju Bandung (Pasteur) menjadi kurang lebih 2 jam atau lebih cepat 2-2,5 jam dibandingkan melalui jalan nasional (non-tol) yang bisa memakan waktu sekitar 4-4,5 jam.
Pihaknya pun terus melakukan perbaikan guna peningkatan pelayanan kepada pengguna Tol Cipularang dan Padaleunyi. Peningkatan layanan mulai dari bidang transaksi, kontruksi, hingga pelayanan lalu lintas dalam rangka memberikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan kepada pengguna jalan tol. "Terlebih, pemenuhan SPM (standar pelayanan minimal menjadi syarat wajib penyesuaian tarif tol," kata dia.
Sementara itu, pengamat tata kota Yayat Supriyatna menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang telah memberikan insentif kepada angkutan logistik dalam penyesuaian tarif ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi ini.
Adapun penurunan tarif di ruas Tol Cipularang berlaku untuk kendaraan golongan III yang turun sebesar sebesar 10,06% dan golongan V yang turun sebesar 13,02%. Sedangkan penurunan tarif pada ruas Tol Padaleunyi berlaku pada golongan V sebesar 9.61%.
Lebih lanjut Heru mengatakan, ruas Tol Cipularang-Padaleunyi merupakan ruas tol yang terintegrasi (toll to toll) sebagai jalur utama yang menghubungkan Jakarta menuju Bandung dan sekitarnya seperti ruas Tol Jakarta-Cikampek, Soreang-Pasir Koja, dan Cikampek-Palimanan.
"Penyesuaian tarif ini juga akan menjadi insentif bagi pengembangan wilayah di sekitar Bandung dimana jalan tol ini menjadi penggerak roda ekonomi untuk mendukung percepatan pergerakan logistik dan mobilitas orang, mendukung perekonomian wilayah dan properti, kawasan industri, serta merupakan jalur wisata yang mendukung perkembangan pariwisata, kuliner dan pusat perbelanjaan," ungkap Heru.
Selain itu, kata Heru, keberadaan ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi dapat mempersingkat waktu tempuh Jakarta (Cawang) menuju Bandung (Pasteur) menjadi kurang lebih 2 jam atau lebih cepat 2-2,5 jam dibandingkan melalui jalan nasional (non-tol) yang bisa memakan waktu sekitar 4-4,5 jam.
Pihaknya pun terus melakukan perbaikan guna peningkatan pelayanan kepada pengguna Tol Cipularang dan Padaleunyi. Peningkatan layanan mulai dari bidang transaksi, kontruksi, hingga pelayanan lalu lintas dalam rangka memberikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan kepada pengguna jalan tol. "Terlebih, pemenuhan SPM (standar pelayanan minimal menjadi syarat wajib penyesuaian tarif tol," kata dia.
Sementara itu, pengamat tata kota Yayat Supriyatna menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang telah memberikan insentif kepada angkutan logistik dalam penyesuaian tarif ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi ini.
Lihat Juga :