Pembatasan Angkutan Logistik saat Nataru Picu Kelangkaan Barang
Jum'at, 13 Desember 2024 - 22:26 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Bambang, peningkatan target dan perdagangan tersebut memang selaras dengan amanat Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan pertumbuhan signifikan di sektor ekonomi nasional.
"Tolong jangan disamakan liburan akhir tahun dengan liburan Lebaran. Kalau liburan Lebaran, semua pegawai pabrik industri dan perdagangan serta UMKM libur dan sebagian besar usahanya akan tutup dan jangka waktunya pendek. Sehingga semua jalur jalan raya sangat padat dengan arus pemudik. Karena 85% mayoritas masyarakat Indonesia adalah muslim. Dan pelajar serta mahasiswa pun semuanya libur mengakibatkan seluruh jalur wisata penuh," ujarnya.
Berbeda dengan libur Nataru. Banyak pegawai industri dan perdagangan yang tidak libur dan mudik. Mereka lebih banyak liburan ke kawasan pariwisata sehingga jalur tidak terlalu padat. Bahkan, sekolah-sekolah muslim serta mahasiswa masih masuk dan ujian sampai 30 Desember 2024.
Seharusnya kebijakan pembatasan operasional kendaraan logistik tidak diberlakukan secara nasional. Karena jelas kepadatan yang ekstrem biasanya ada di jalur tertentu yang ada di Pulau Jawa. Sedangkan yang di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, NTB, serta daerah-daerah lainnya di Indonesia, tidak terjadi kepadatan.
Di Jawa pun hanya titik-titik tertentu yang seharusnya pemegang kebijakan traffic dari kepolisian maupun Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bisa mengatur penggunaan jalur untuk pemerataan jalur dari Timur ke Barat atau sebaliknya, bisa menggunakan Jalur Utara misalnya hanya untuk logistik dan publik massal karena sebagian besar pelabuhan laut ada di Pesisir Utara Jawa.
"Tolong jangan disamakan liburan akhir tahun dengan liburan Lebaran. Kalau liburan Lebaran, semua pegawai pabrik industri dan perdagangan serta UMKM libur dan sebagian besar usahanya akan tutup dan jangka waktunya pendek. Sehingga semua jalur jalan raya sangat padat dengan arus pemudik. Karena 85% mayoritas masyarakat Indonesia adalah muslim. Dan pelajar serta mahasiswa pun semuanya libur mengakibatkan seluruh jalur wisata penuh," ujarnya.
Berbeda dengan libur Nataru. Banyak pegawai industri dan perdagangan yang tidak libur dan mudik. Mereka lebih banyak liburan ke kawasan pariwisata sehingga jalur tidak terlalu padat. Bahkan, sekolah-sekolah muslim serta mahasiswa masih masuk dan ujian sampai 30 Desember 2024.
Seharusnya kebijakan pembatasan operasional kendaraan logistik tidak diberlakukan secara nasional. Karena jelas kepadatan yang ekstrem biasanya ada di jalur tertentu yang ada di Pulau Jawa. Sedangkan yang di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, NTB, serta daerah-daerah lainnya di Indonesia, tidak terjadi kepadatan.
Di Jawa pun hanya titik-titik tertentu yang seharusnya pemegang kebijakan traffic dari kepolisian maupun Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bisa mengatur penggunaan jalur untuk pemerataan jalur dari Timur ke Barat atau sebaliknya, bisa menggunakan Jalur Utara misalnya hanya untuk logistik dan publik massal karena sebagian besar pelabuhan laut ada di Pesisir Utara Jawa.
Lihat Juga :