Gubernur Sulsel Harap Pandemi Covid-19 Tuntas Akhir Mei
Sabtu, 02 Mei 2020 - 23:05 WIB
loading...
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat meninjau Posko Gugas Tugas Covid-19 di Balai Prajurit Jenderal M Yusuf. Foto/Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, tidak bosan-bosan mengajak seluruh pihak untuk bersatu melawan pandemi virus corona alias covid-19. Ia menyampaikan wabah virus ini bisa segera berlalu bila semua pihak, khususnya masyarakat komitmen untuk mentaati anjuran pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran covid-19.
Gubernur Nurdin sendiri menaruh harap sekaligus target bahwa pandemi corona bisa tuntas pada akhir Mei mendatang. Dengan begitu, kehidupan masyarakat bisa kembali normal. Roda perekonomian juga bisa digerakkan kembali.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Minta Warga Tak Panik Antisipasi Virus Corona
"Tentu kita ingin hidup normal kembali. Target kami kalau kita sepakat tentu ini butuh komitmen bersama, akhir Mei kita harus akhiri Covid-19 ini,” kata Gubernur Nurdin, di sela kunjungannya ke Posko Gugus Tugas Covid-19 Sulsel di Balai Prajurit Jenderal M Yusuf, Sabtu (2/5/2020).
Target ini, lanjur dia, perlu komitmen bersama untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Di Makassar misalnya dilakukan dengan kencang oleh puskesmas melakukan tracking contact, menelusuri semua riwayat pasien untuk mencegah lokal transmisi terjadi.
Gubernur Nurdin sendiri menaruh harap sekaligus target bahwa pandemi corona bisa tuntas pada akhir Mei mendatang. Dengan begitu, kehidupan masyarakat bisa kembali normal. Roda perekonomian juga bisa digerakkan kembali.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Minta Warga Tak Panik Antisipasi Virus Corona
"Tentu kita ingin hidup normal kembali. Target kami kalau kita sepakat tentu ini butuh komitmen bersama, akhir Mei kita harus akhiri Covid-19 ini,” kata Gubernur Nurdin, di sela kunjungannya ke Posko Gugus Tugas Covid-19 Sulsel di Balai Prajurit Jenderal M Yusuf, Sabtu (2/5/2020).
Target ini, lanjur dia, perlu komitmen bersama untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Di Makassar misalnya dilakukan dengan kencang oleh puskesmas melakukan tracking contact, menelusuri semua riwayat pasien untuk mencegah lokal transmisi terjadi.
Lihat Juga :