Masih Pandemi Covid, DKI Kembali Bahas Penempatan PKL di Trotoar
Selasa, 01 September 2020 - 07:05 WIB
loading...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Rencana Pemprov DKI Jakarta menempatkan pedagang kaki lima (PKL) di atas trotoar kembali bergulir. Keberadaan PKL di trotoar dianggap tidak mengganggu pejalan kaki.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho, mengatakan, berdasarkan rapat pimpinan (rapim) yang digelar bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota pada Senin (31/8/2020), rencana penempatan PKL di trotoar segera diwujudkan. Namun dia belum mengetahui pasti kapan waktunya akan dilaksanakan.
"Kami masih menunggu gambaran ditail mengenai lapak PKL di atas trotoar ini," kata Hari. (Baca juga: PKL Dibolehkan di Trotoar, Pengamat: Tidak Akan Berjalan Baik)
Hari menjelaskan, kios yang ditempatkan di atas trotoar ini dipastikan tidak menggangu para pejalan kaki. Kemudian keberadaan lapak itu juga jangan sampai membuat kumuh kawasan kota.
Kios yang dibangun nantinya ditempatkan oleh pedagang binaan dari Dinas UMKM Pemrov DKI. "Trotoar 2/3 itu untuk pejalan kaki, selebihnya PKL," bebernya.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho, mengatakan, berdasarkan rapat pimpinan (rapim) yang digelar bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota pada Senin (31/8/2020), rencana penempatan PKL di trotoar segera diwujudkan. Namun dia belum mengetahui pasti kapan waktunya akan dilaksanakan.
"Kami masih menunggu gambaran ditail mengenai lapak PKL di atas trotoar ini," kata Hari. (Baca juga: PKL Dibolehkan di Trotoar, Pengamat: Tidak Akan Berjalan Baik)
Hari menjelaskan, kios yang ditempatkan di atas trotoar ini dipastikan tidak menggangu para pejalan kaki. Kemudian keberadaan lapak itu juga jangan sampai membuat kumuh kawasan kota.
Kios yang dibangun nantinya ditempatkan oleh pedagang binaan dari Dinas UMKM Pemrov DKI. "Trotoar 2/3 itu untuk pejalan kaki, selebihnya PKL," bebernya.
Lihat Juga :