Cinta Ditolak, Kakek Tega Habisi Nyawa Pujaan Hatinya di Jember
Senin, 09 Desember 2024 - 17:55 WIB
loading...
A
A
A
“Antara pelaku dan korban memang sering bertemu bahkan korban kerap silaturahmi ke rumah pelaku namun hanya sebatas teman,” ujarnya, Senin (9/12/2024).
Baca juga: Mutasi 300 Pati TNI, Ada Pangkostrad, Danpaspampres hingga Dankoopssus TNI
Meski demikian, pelaku sering memberi uang kepada korban. Pemberian itu dianggap pelaku sebagai sinyal baik untuk mempersunting korban. Namun ternyata mendapat penolakan dari korban hingga akhirnya pelaku kalap dan mengambil kapak yang biasanya digunakan pelaku untuk memotong kayu.
“Kapak itu kemudian di hantamkan ke muka korban sebanyak tiga kali saat korban bersilaturahmi ke rumah pelaku,” ujarnya.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengotopsi korban ke Rumah Sakit Soebandi Jember. Hasil otopsi memang ditemukan ada luka bekas penganiayaan di bagian kepala korban. Korban kemudian dibawa ke kamar jenazah.
Baca juga: Mutasi 300 Pati TNI, Ada Pangkostrad, Danpaspampres hingga Dankoopssus TNI
Meski demikian, pelaku sering memberi uang kepada korban. Pemberian itu dianggap pelaku sebagai sinyal baik untuk mempersunting korban. Namun ternyata mendapat penolakan dari korban hingga akhirnya pelaku kalap dan mengambil kapak yang biasanya digunakan pelaku untuk memotong kayu.
“Kapak itu kemudian di hantamkan ke muka korban sebanyak tiga kali saat korban bersilaturahmi ke rumah pelaku,” ujarnya.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengotopsi korban ke Rumah Sakit Soebandi Jember. Hasil otopsi memang ditemukan ada luka bekas penganiayaan di bagian kepala korban. Korban kemudian dibawa ke kamar jenazah.
Lihat Juga :