Kuasa Hukum Gamma Desak Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Dicopot
Senin, 09 Desember 2024 - 07:09 WIB
loading...
Kuasa hukum siswa SMAN 4 Semarang korban penembakan polisi menuntut agar Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar dicopot dari jabatannya. FOTO/SINDOnews/EKA SETIAWAN
A
A
A
SEMARANG - Zainal Petir, kuasa hukum keluarga Gamma Rizkynata Oktafandy (17), siswa SMKN 4 Semarang yang tewas ditembak Anggota Satres Narkoba Polrestabes Semarang Aipda Robig Zaenudin (38), meminta Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar dicopot dari jabatannya. Pencopotan itu agar proses penanganan kasus Gamma berlangsung transparan.
"Ini agar permasalahan tertembaknya 3 siswa SMKN Semarang agar terang-benderang. Copot dulu Kapolrestabesnya biar lebih terbuka persoalan ini," kata Zainal dalam keterangannya yang diterima, Minggu (8/12/2024) malam.
Zainal Petir yang juga merupakan Ketua LBH Penyambung Titipan Rakyat (Petir) berargumen jika Kombes Irwan masih menjabat Kapolrestabes Semarang, kasus penembakan itu akan sulit diungkap secara transparan.
"Setelah saya mendengarkan 2 saksi korban yang juga ditembak, S 16 tahun peluru bersarang di lengan kiri dan A 17 tahun ditembak dada. Untung A ketika ditembak menghindar, sehingga peluru hanya nyerempet dada kemudian mengenai ketiak. Kalau tidak menghindar pasti tembus masuk dalam," kata Petir.
"Ini agar permasalahan tertembaknya 3 siswa SMKN Semarang agar terang-benderang. Copot dulu Kapolrestabesnya biar lebih terbuka persoalan ini," kata Zainal dalam keterangannya yang diterima, Minggu (8/12/2024) malam.
Zainal Petir yang juga merupakan Ketua LBH Penyambung Titipan Rakyat (Petir) berargumen jika Kombes Irwan masih menjabat Kapolrestabes Semarang, kasus penembakan itu akan sulit diungkap secara transparan.
"Setelah saya mendengarkan 2 saksi korban yang juga ditembak, S 16 tahun peluru bersarang di lengan kiri dan A 17 tahun ditembak dada. Untung A ketika ditembak menghindar, sehingga peluru hanya nyerempet dada kemudian mengenai ketiak. Kalau tidak menghindar pasti tembus masuk dalam," kata Petir.
Lihat Juga :