Ketua Umum DPP IPHI Ramaikan Bursa Pilkada Blitar
Senin, 31 Agustus 2020 - 21:59 WIB
loading...
Ketua DPP IPHI, Rahmat Santoso.Foto/dok
A
A
A
SURABAYA - Ketua Umum DPP Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (IPHI) Rahmat Santoso meramaikan Pilkada Blitar dengan maju mencalonkan sebagai wakil bupati Blitar 9 Desember mendatang. Rahmat Santoso berpasangan dengan Rini Syarifah.
Saat ini, pengusaha sarang burung walet tersebut sudah mengantongi rekom dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional (PAN). "Alhamdullilah, selain PKB kami juga mendapatkan kepercayaan dari PAN. Nanti akan diumumkan langsung di Blitar," ujar Mak Dhene, panggilan akrab Rahmat Santoso, Senin (31/8/2020).
(Baca juga: Video Muda Mudi Mesum di Taman Terbuka Hijau Gegerkan Probolinggo )
Sehari sebelumnya, penyerahan rekom PKB kepada Rini Syarifah (Mak Rini) dan wakilnya Rahmat Santoso (Mak Dhene) dilakukan di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri dalam acara pembekalan dan baiat yang dilakukan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB serta sejumlah kyai.
Bergabungnya dua partai besar PKB dan PAN ini bukan hanya kejutan tapi juga dipastikan akan menjadi kekuatan tangguh untuk melawan calon petahana Rijanto-Marhaenis yang diusung PDIP dan Partai Nasdem. Mak Rini dikenal sebagai putri dari pendiri PKB dan NU di wilayah Blitar, sementara HR. Santoso, salah satu kader PAN yang siap mengejutkan.
Saat ini, pengusaha sarang burung walet tersebut sudah mengantongi rekom dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional (PAN). "Alhamdullilah, selain PKB kami juga mendapatkan kepercayaan dari PAN. Nanti akan diumumkan langsung di Blitar," ujar Mak Dhene, panggilan akrab Rahmat Santoso, Senin (31/8/2020).
(Baca juga: Video Muda Mudi Mesum di Taman Terbuka Hijau Gegerkan Probolinggo )
Sehari sebelumnya, penyerahan rekom PKB kepada Rini Syarifah (Mak Rini) dan wakilnya Rahmat Santoso (Mak Dhene) dilakukan di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri dalam acara pembekalan dan baiat yang dilakukan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB serta sejumlah kyai.
Bergabungnya dua partai besar PKB dan PAN ini bukan hanya kejutan tapi juga dipastikan akan menjadi kekuatan tangguh untuk melawan calon petahana Rijanto-Marhaenis yang diusung PDIP dan Partai Nasdem. Mak Rini dikenal sebagai putri dari pendiri PKB dan NU di wilayah Blitar, sementara HR. Santoso, salah satu kader PAN yang siap mengejutkan.
Lihat Juga :