Respons Cepat, Kapolda Banten Bantu Korban Banjir di Pandeglang

Jum'at, 06 Desember 2024 - 22:53 WIB
loading...
Respons Cepat, Kapolda...
Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Desa Sukadame, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang. Foto/Ist
A A A
PANDEGLANG - Respons cepat Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto dalam memberikan bantuan kepada warga Desa Sukadame, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang yang terdampak banjir diapresiasi.

Langkah cepat Kapolda Banten tersebut merupakan bentuk kemanusiaan dan kepedulian terhadap korban bencana banjir.

Baca juga: Profil Irjen Pol Suyudi Ario Seto, Akpol 1994 Berpengalaman di Bidang Penyidik

"Respons cepat Kapolda Banten dalam menghadapi bencana ini menunjukkan komitmen nyata terhadap warga yang terkena dampak," ujar Ketua Umum PB Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (Inspira) Rizqi Fathul Hakim, Jumat (6/12/2024).

Aksi ini mencerminkan kesiagaan Polda Banten dalam menghadapi situasi darurat bencana. Desa Sukadame, khususnya Kampung Bojong Kondang menjadi salah satu lokasi yang paling parah terkena dampak banjir.



Akses jalan ke kampung tersebut terendam air setinggi lebih dari dua meter, sementara permukiman di sekitarnya mengalami genangan antara 20-70 cm. Kondisi ini membuat Kampung Bojong Kondang terisolir dari akses utama, mempersulit proses evakuasi dan distribusi bantuan.

Dalam kunjungannya, Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto bersama Bupati Pandeglang Irna Narulita menerobos genangan banjir menuju lokasi terdampak.

Baca juga: 3 Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Pandeglang Terendam Banjir

Mereka didampingi oleh Kapolres Pandeglang AKBP Oki Bagus Setiaji, dan Wakapolres Pandeglang Kompol Asep Jamal.

“Kami hadir untuk melakukan pengecekan langsung dan memastikan bantuan sampai ke tangan yang membutuhkan,” ujar Kapolda Banten.

Rizqi Fathul Hakim menambahkan, tindakan Kapolda Banten ini memberikan harapan dan semangat baru bagi warga yang tengah berjuang menghadapi bencana.

"Ini adalah contoh nyata dari sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam membantu sesama," tuturnya.

Sementara itu Kapolda menyatakan berusaha sebaik mungkin untuk memastikan setiap warga mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan.

Selain itu, Kapolda Banten meluangkan waktu untuk berinteraksi langsung dengan anak-anak yang terkena dampak banjir. Kegiatan seperti Jumat keliling, ngariung, dan curhat bersama warga dilakukan untuk memberikan semangat dan mendengarkan langsung keluhan mereka.

"Interaksi ini penting untuk menjaga semangat warga, terutama anak-anak, agar tetap kuat menghadapi situasi ini," jelas Irjen Suyudi.

Banjir yang melanda Desa Sukadame sudah berlangsung selama lima hari sejak Senin, 2 Desember 2024. Meskipun kondisi masih parah, masyarakat setempat menunjukkan ketahanan yang luar biasa.

"Masyarakat masih berupaya bertahan di kediaman masing-masing dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, seperti kasur di atas batu-batuan," kata Suyudi.

Sebagian warga telah mengungsi ke rumah keluarga terdekat yang masih aman, sementara lainnya tinggal di tenda pengungsian yang disediakan.

"Kami bekerja sama dengan Polres Pandeglang, provinsi, Pemkab Pandeglang, dan BPBD-TNI untuk memastikan logistik bantuan selalu lancar disalurkan," ujar Irjen Suyudi.

Bupati Pandeglang Irna Narulita, mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Banten atas kehadirannya yang tidak hanya monitoring, tetapi juga turun langsung ke lokasi. Rizqi Fathul Hakim menegaskan untuk terus mendukung upaya penanganan bencana yang dilakukan oleh Irjen Suyudi.

"Kami yakin, upaya kemanusiaan dan kepedulian sosial yang dilakukan oleh Irjen Suyudi, akan memberikan kebermanfaatan untuk korban bencana. Dan kami PB INSPIRA mendukung aksi cepat tanggap kesiagaan bencana Polda Banten," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Cuaca Ekstrem Masih...
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor hingga Pati
Cegah Banjir, 39,7 Ton...
Cegah Banjir, 39,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Sabi Kota Tangerang
3.517 Warga Terdampak...
3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia
Banjir Bogor dan Jakarta:...
Banjir Bogor dan Jakarta: Alarm Keras Transformasi Tata Kota Berbasis Air
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Meksiko Akan Tenggelam...
Meksiko Akan Tenggelam Lebih Cepat Dibanding Negara Lain di Dunia
Momen Penghuni Huntara...
Momen Penghuni Huntara Jamur Ujung Aceh Bersyukur Dapat Bantuan Peralatan Dapur
Rekomendasi
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved