Haris Azhar Ungkap Beragam Dugaan Pelanggaran di Pilkada Serentak Banten
Jum'at, 22 November 2024 - 17:19 WIB
loading...
A
A
A
“Berikan dalam beberapa waktu ke depan, untuk warga mengembangkan kebebasan, menimbang nama-nama yang ada untuk mereka pilih. Warga tidak butuh seorang menteri, untuk menentukan pilihan. Warga tidak butuh penegak hukum untuk membuat pilihan-pilihan,” jelasnya. Baca juga: Megawati Akui Terima Banyak Laporan Institusi Negara Tak Netral Jelang Pencoblosan
Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen menambahkan, ada dugaan upaya intervensi hukum Kejati Banten untuk menekan salah satu pasangan calon gubernur. Hal ini berupa pemanggilanTb Chaeri Wardana, suami cagub Banten Airin Rachmi Diany .
Kasus lama diungkit Kejati Banten. Bahkan menggiring media massa agar beropini untuk menurunkan citra kandidat di Pilkada Banten.
“Kami menduga ada orkestrasi kuat dari figur politik berpengaruh dengan sumber daya besar. Perangkat desa dan aparat penegak hukum turut berperan sebagai penggerak untuk memenangkan salah satu pasangan calon. Modus-modusnya lebih parah dibandingkan pelanggaran pada Pilpres 2024 lalu,” katanya.
Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen menambahkan, ada dugaan upaya intervensi hukum Kejati Banten untuk menekan salah satu pasangan calon gubernur. Hal ini berupa pemanggilanTb Chaeri Wardana, suami cagub Banten Airin Rachmi Diany .
Kasus lama diungkit Kejati Banten. Bahkan menggiring media massa agar beropini untuk menurunkan citra kandidat di Pilkada Banten.
“Kami menduga ada orkestrasi kuat dari figur politik berpengaruh dengan sumber daya besar. Perangkat desa dan aparat penegak hukum turut berperan sebagai penggerak untuk memenangkan salah satu pasangan calon. Modus-modusnya lebih parah dibandingkan pelanggaran pada Pilpres 2024 lalu,” katanya.
(poe)
Lihat Juga :