Musala Darurat Dibangun untuk Warga Terdampak Letusan Gunung Lewotobi Laki-laki
Selasa, 19 November 2024 - 10:39 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, Hasnah Eswutun bersama keluarga dan warga Kampung Lamahala mengungsi di sebuah rumah kecil yang dikelilingi pemandangan sawah yang beralamat di Desa Konga, Kecamatan Titehena, Flores Timur.
“Untuk semua masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi, mohon tetap beribadah dan tetap berdoa memohon berkat Tuhan. Supaya kita punya kekuatan menerima apa yang terjadi adalah suatu ujian kita untuk kita, tetap sabar hadapi segala sesuatu musibah bencana,” ujar Hasnah.
Baca juga: Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki
Pada saat erupsi terjadi Hasnah baru saja kembali mengambil pasokan sayur untuk kemudian diperjualkan di pasar.
Akhirnya barang belanja yang ia beli, ia bawa ke lokasi yang sekarang ini menjadi lokasi posko pengungsian untuk kemudian dikonsumsi bersama dengan warga penyintas lainnya.
“Waktu itu saya habis belanja barang, dari Maumere, turun, sudah kemas-kemas, Seninnya mau pergi ke pasar eh gununnya meledak. Jadinya barang belanja itu kita bawakan ke sini (posko pengungsian) untuk makan-makan. Nggak jadi jualan. Habis sudah uang ludes,” Hasnah mencoba mengingat.
“Untuk semua masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi, mohon tetap beribadah dan tetap berdoa memohon berkat Tuhan. Supaya kita punya kekuatan menerima apa yang terjadi adalah suatu ujian kita untuk kita, tetap sabar hadapi segala sesuatu musibah bencana,” ujar Hasnah.
Baca juga: Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki
Pada saat erupsi terjadi Hasnah baru saja kembali mengambil pasokan sayur untuk kemudian diperjualkan di pasar.
Akhirnya barang belanja yang ia beli, ia bawa ke lokasi yang sekarang ini menjadi lokasi posko pengungsian untuk kemudian dikonsumsi bersama dengan warga penyintas lainnya.
“Waktu itu saya habis belanja barang, dari Maumere, turun, sudah kemas-kemas, Seninnya mau pergi ke pasar eh gununnya meledak. Jadinya barang belanja itu kita bawakan ke sini (posko pengungsian) untuk makan-makan. Nggak jadi jualan. Habis sudah uang ludes,” Hasnah mencoba mengingat.
Lihat Juga :