Kisah Perang Kesultanan Mataram dan Banten Akibat Gagalnya Perkawinan Politik

Selasa, 19 November 2024 - 06:04 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Kisah Kesultanan Banten Taklukkan Pajajaran setelah Tiga Kali Serangan Gigih

Namun H.J. De Graaf pada bukunya "Disintegrasi Mataram : Di Bawah Mangkurat I", menyebut, utusan Kerajaan Mataram yakni Tumenggung Pati sempat tiba di Banten pada Juli 1657.

Sejumlah hadiah-hadiah dibawakan oleh Sultan Mataram untuk Sultan Banten. Hadiah-hadiah berupa sepasang ayam hutan, sepasang burung dara, dan sebuah kantung kecil yang konon berisikan kanari atau buah-buahan Jawa juga turut dihadiahkan.



Tapi Sultan Banten membalas hadiah itu dengan memberikan hadiah ke Sultan Amangkurat I berupa sebuah pisau cukur, gunting, topi Jawa berwarna putih, dan kain putih panjang.

Hadiah itu konon disertai penjelasan yang tidak memuaskan dari penguasa Banten yang sebenarnya masih bersahabat dengan Mataram.

Hadiah ini pula yang konon membuat perang dingin di antara keduanya muncul. Apalagi ditambah dengan kegagalan perkawinan politik dari perempuan-perempuan Banten yang dipersunting putra penguasa Kerajaan Mataram Islam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Rekomendasi
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Kasus Mafia Hukum dalam...
Kasus Mafia Hukum dalam Pemberantasan Korupsi
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Berita Terkini
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
Rayakan Hari Jadi, Ancol...
Rayakan Hari Jadi, Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 10 Juli Besok
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
Gelar Intercultural...
Gelar Intercultural Festival 2026, UMB Satukan Mahasiswa 9 Negara lewat Budaya
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved