Kembangkan Pertanian di Sulut, Kementan Gelontorkan Rp136,86 Miliar
Senin, 31 Agustus 2020 - 01:03 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan pada 2021 akan berlipat menjadi model korporasi seluas 30.000 hektare yang didukung investor. Untuk Provinsi Sulut juga akan dikembangkan 50 hektare kàcang tanah dan kacang hijau 500 hektare, dan ubi kayu seluas 350 hektare.
"Arahan Pak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo produksi harus naik. Guna meningkatkan produktivitas kedelai selama ini 1,4 ton per hektare menjadi 2 ton sampai 3 ton per hektare, maka paket bantuan dilengkapi dengan rizobium, pupuk hayati cair, dan herbisida sesuai anjuran teknologi, termasuk benih bio-soy," tutur Suwandi.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perkebunan Kasdi Subagyono mengungkapkan berbagai bantuan komoditas perkebunan yang disalurkan Kementan untuk mendukung program pengembangan kawasan komoditas perkebunan berupa tanaman pala, kelapa dan cengkeh.
"Selain bibit, Kementan pun menyediakan bantuan berupa alat pasca panen dan Pengendalian Hama Terpadu. Pengembangan kawasan korporasi harus kami wujudkan," ujar dia.
Hadir dalam kesempatan tersebut Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Santos Matondang, Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke dan jajaran Eselon I Kementan.
"Arahan Pak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo produksi harus naik. Guna meningkatkan produktivitas kedelai selama ini 1,4 ton per hektare menjadi 2 ton sampai 3 ton per hektare, maka paket bantuan dilengkapi dengan rizobium, pupuk hayati cair, dan herbisida sesuai anjuran teknologi, termasuk benih bio-soy," tutur Suwandi.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perkebunan Kasdi Subagyono mengungkapkan berbagai bantuan komoditas perkebunan yang disalurkan Kementan untuk mendukung program pengembangan kawasan komoditas perkebunan berupa tanaman pala, kelapa dan cengkeh.
"Selain bibit, Kementan pun menyediakan bantuan berupa alat pasca panen dan Pengendalian Hama Terpadu. Pengembangan kawasan korporasi harus kami wujudkan," ujar dia.
Hadir dalam kesempatan tersebut Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Santos Matondang, Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke dan jajaran Eselon I Kementan.
(awd)
Lihat Juga :