Awas, Dana Publik untuk Kampanye Calon Bupati

Minggu, 30 Agustus 2020 - 15:52 WIB
loading...
Awas, Dana Publik untuk...
Bambang Eka Cahya (kanan) saat menjadi narasumber dalam diskusi Diskusi Kritis Media Yogyakarta. FOTO : IST
A A A
YOGYAKARTA - Tiga kabupaten di DIY sebentar lagi menggelar pilkada. Potensi penggunaan dana publik digunakan untuk kepentingan pilkada sangat tinggi.

Dosen Tata Pemerintahan Fisipol Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Bambang Eka Cahya menyebut dana hibah apalagi tunai sangat rawan disalahgunakan.

“Dana hibah apalagi tunai sangat mudah disalahgunakaan untuk money politic, sebaiknya (pencairan) memang ditunda apalagi kalau ada petahana atau yang didukung maju dalam pilkada,” ujar Bambang kepada SINDOnews, Minggu (30/8/2020).

Sebelumnya saat menjadi narasumber diskusi Diskusi Kritis Media Yogyakarta # 5 bertema Pengawasan Anggaran Pemerintah yang Rawan Dimanfaatkan untuk Kepentingan Pilkada, di Taru Martani Coffe & Resto Sabtu (29/8/2020), Bambang juga mengingatkan soal penggunaan dana publik ini.

Mantan anggota Bawaslu ini menyebut selalu terjadi anggaran umum dimanfaatkan untuk keuntungan politik peserta pilkada. Ada banyak peluang. “Paling sering adalah politik gentong babi atau pork barrel politics di mana calon mendapatkan keuntungan politik untuk mengalihkan anggaran sehingga mendapatkan dukungan suara,” terangnya.

Contoh paling gampang dan sering terjadi adalah bansos, apakah itu bentuknya uang tunai, barang atau fasilitas yang dibiayai negara. “Dulu muncul isu BLT untuk politik. Itu tidak salah karena rakyat kita sangat pragmatis begitu diberi bantuan dia melihat yang beri bantuan kemudian dipilih. Maka yang diuntungkan petahana. Setelah tidak jadi, ada juga yang maju istri atau anaknya. Dia bisa mengalihkan anggaran yang bisa menguntungkan,” terangnya.

Sementara itu Kepala Ombudsman RI Perwakilan DIY, Budhi Masturi yang juga menjadi narasumber diskusi menyebut penyalahgunaan penggunaan dana APBD bisa saja terjadi jauh sebelum pilkada. Meski demikian penggunaan dana sangat halus modusnya. Dia mencontohkan pembuatan baliho atau spanduk yang menampilkan figur, sosok tertentu, visi misi atau tagline calon.

“Biasanya baliho spanduk itu format kampanye meski dompleng kegiatan di SKPD atau yang lain. Safari kunjungan jadi sorotan kita juga. Kecenderungan incumbent,” terangnya.(Baca juga : Sektor Pendidikan dan Wisata Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi di DIY )

Berdasarkan informasi yang diterima SINDOnews, praktik semacam ini memang terjadi. Di Desa Ponjong Gunungkidul misalnya. Sejumlah pihak ditengarai menggiring masyarakat untuk memilih salah satu calon bupati usai penyerahkan bantuan senilai Rp1 miliar dari salah satu bank milik pemerintah daerah. “Praktik seperti ini perlu diwaspadai. Kalau nanti diterus dilnjutkan kita akan lapor OJK. Kita tidak main-main,” tegas sumber tadi.(Baca juga : Gepako : Trisila No, Ekasila No !)
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemkot Yogyakarta Lakukan...
Pemkot Yogyakarta Lakukan Sweeping Daycare Pascakasus Kekerasan Anak di Little Aresha
Musrenbang RKPD DIY...
Musrenbang RKPD DIY 2027, Kemendagri Tekankan Integrasi Kebijakan Pusat-Daerah
Setoran Pajak PLN Tepat...
Setoran Pajak PLN Tepat Waktu, Pendapatan Pemkab Bekasi Makin Transparan
Sidang Paripurna DPRD...
Sidang Paripurna DPRD Kota Bogor, Adityawarman Apresiasi Peran Guru
DPRD Setujui APBD 2026,...
DPRD Setujui APBD 2026, Berharap Pembangunan Berkelanjutan dan Tepat Sasaran
Gubernur Victoria Berkunjung...
Gubernur Victoria Berkunjung ke GSM, Rizal Ungkap Mimpinya saat Sekolah di Australia
Terseret Dugaan Korupsi...
Terseret Dugaan Korupsi APBD, Mantan Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK
Belanja Pegawai Pemda...
Belanja Pegawai Pemda Maksimal 30% dari APBD, Bakal Ada Pengurangan PPPK?
Pilkada Langsung Masih...
Pilkada Langsung Masih Diwarnai Praktik Curang, Pelonggaran Syarat Pencalonan Dinilai Perlu
Rekomendasi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Berita Terkini
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved