Kisah Penembak Jitu Keraton Yogyakarta Bikin Tentara Inggris Kocar Kacir saat Geger Sepehi
Minggu, 10 November 2024 - 06:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Inggris Diminta Kembalikan Artefak Keraton Yogyakarta yang Dijarah saat Geger Sepehi 1812
Dikutip dari "Takdir Riwayat Pangeran Diponegoro: 1785 - 1855" tulisan Peter Carey, Raden Ario Sindurejo II berhasil memimpin semacam pasukan penyergap terlatih untuk menghadang pasukan perintis kavaleri Inggris.
Pasukan kavaleri ini bertugas mengamankan jalan masuk bagi pasukan utama Inggris di tebing Kali Gajahwong di Papringan, Yogyakarta.
Pasukan Inggris yang berkekuatan 25 orang itu sampai kehilangan lima tentara dan 13 luka berat, termasuk seorang perwira Inggrisnya.
Aksi ini menunjukkan betapa efektifnya pasukan pemegang tombak dari Tanah Jawa itu, yang bergerak dengan penuh disiplin.
Mereka hanya mempersenjatai diri dengan tombak yang sangat panjang dan ujungnya runcing. Pasukan elite tombak ini berhasil merubuhkan pasukan berkuda Eropa sebelum sempat mengisi bedil karaben mereka.
Namun, aksi Sindurejo tidak lagi terulang. Jika bisa diulang, serbuan Inggris ke Yogya mungkin akan lain ceritanya, dengan tingkat jumlah korban yang tinggi.
Di mana ada 20 persen dari seluruh pasukan penyerbu, yang menjadi korban seperti yang dialami Inggris di Meester Cornelis.
Dikutip dari "Takdir Riwayat Pangeran Diponegoro: 1785 - 1855" tulisan Peter Carey, Raden Ario Sindurejo II berhasil memimpin semacam pasukan penyergap terlatih untuk menghadang pasukan perintis kavaleri Inggris.
Pasukan kavaleri ini bertugas mengamankan jalan masuk bagi pasukan utama Inggris di tebing Kali Gajahwong di Papringan, Yogyakarta.
Pasukan Inggris yang berkekuatan 25 orang itu sampai kehilangan lima tentara dan 13 luka berat, termasuk seorang perwira Inggrisnya.
Aksi ini menunjukkan betapa efektifnya pasukan pemegang tombak dari Tanah Jawa itu, yang bergerak dengan penuh disiplin.
Mereka hanya mempersenjatai diri dengan tombak yang sangat panjang dan ujungnya runcing. Pasukan elite tombak ini berhasil merubuhkan pasukan berkuda Eropa sebelum sempat mengisi bedil karaben mereka.
Namun, aksi Sindurejo tidak lagi terulang. Jika bisa diulang, serbuan Inggris ke Yogya mungkin akan lain ceritanya, dengan tingkat jumlah korban yang tinggi.
Di mana ada 20 persen dari seluruh pasukan penyerbu, yang menjadi korban seperti yang dialami Inggris di Meester Cornelis.
Lihat Juga :