alexametrics

Akan Gunakan Bom Ikan di Perairan Flores NTT, Nelayan Ditangkap Polisi

loading...
Akan Gunakan Bom Ikan di Perairan Flores NTT, Nelayan Ditangkap Polisi
Polres Sikka membekuk Anton Tomy (53) nelayan warga Desa Aewora, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Minggu (29/12/2019) pagi di rumah singgahnya./Foto/iNews TV/Joni Nura
A+ A-
KABUPATEN SIKKA - Aparat Polres Sikka Nusa Tenggara Timur (NTT) membekuk Anton Tomy (53) nelayan warga Desa Aewora, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, Minggu (29/12/2019) pagi di rumah singgahnya.

Pelaku ditangkap karena polisi mendapatkan informasi bawah Anton Tomy akan menggunakan bom ikan di perairan Flores.

Dari tangan pelaku polisi menemukan 2 botol bom ikan yang siap diledakan. Selain itu polisi juga mengamankan beberapa barang bukti berupa pupuk import yang digunakan sebagai bahan dasar bom ikan, korek api, obat nyamuk, dan detonator rakitan pelaku.



Kapolres Sikka AKBP Rickson PM Situmorang menjelaskan, aktivitas pemboman ikan di wilayah perairan Flores marak dilakukan para nelayan lokal. Karena itu, berdasarkan laporan warga polisi menangkap pelaku yang sudah lama melakukan aksi pemboman ikan di perairan Flores.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengendus jaringan nelayan pembom ikan. Pelaku pun sudah ditahan di Mapolres Sikka diancam dengan UU Darurat Kepemilikan Senjata Api dan Bahan Peledak dengan ancaman maksimal hukuman mati.
(saz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak