Danau Purba Matano Tetap Lestari, Bukti Penambangan Keberlanjutan untuk Negeri

Rabu, 30 Oktober 2024 - 21:14 WIB
loading...
A A A
Sebelum melakukan kegiatan penambangan, PT Vale selalu memperhatikan empat hal yang menjadi pilar. Yakni pendidikan, kesehatan sosial ekonomi dan budaya. “Dari awal sebelum kami menambang empat pilar itu kami perhatikan,”katanya.

Febriany pun menegaskan bahwa DNA PT Vale adalah berkelanjutan. “Kami memprioritaskan keseimbangan people, profit, dan planet. Tambang harus jangka panjang. Sehingga tiga pilar itu yang menjadi perhatian kami,”tegasnya.

Penerapan good mining practice dilakukan dengan melakukan reforestasi dan reklamasi diluar area konsesi. “Hingga kini sudah 300 persen dari yang kami buka (lahan tambang). Nikel ini milik Indonesia, kita harus jadi benchmark dunia tidak hanya Indonesia,”sebutnya.

Sedangkan Chief of Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale, Bernardus Irmanto, mengatakan, PT Vale terus menunjukkan bahwa pertambangan yang bertanggung jawab tidak hanya mungkin dilakukan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Sejak berdiri pada 1968, PT Vale telah mempelopori hilirisasi di Indonesia, jauh sebelum kebijakan tersebut populer.

Menghadapi tantangan dari berbagai pihak, Bernardus menjelaskan bagaimana PT Vale telah memimpin perubahan dengan membangun pabrik pengolahan sejak tahun 1970 dan memproduksi nikel matte pada 1978, tanpa pernah mengekspor ore tanpa proses pengolahan di tanah air.

Bernardus menegaskan pentingnya pemulihan fungsi lahan pasca-tambang, di mana PT Vale telah berhasil merehabilitasi 66% lahan tambang dengan metode reklamasi progresif. “Kami juga berkomitmen untuk melakukan rehabilitasi lahan di luar area konsesi, mencakup lebih dari 12 ribu hektare, hampir tiga kali lipat dari area yang telah dibuka untuk tambang,” tambahnya.

Bernardus menyoroti pula bagaimana PT Vale menjadi pionir dalam penggunaan energi bersih dengan membangun tiga Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), yang merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mengurangi dampak lingkungan dan mendukung penggunaan sumber energi yang ramah lingkungan.

Untuk menjaga mutu air bekas tambang, PT Vale mengembangkan Lamella Gravity Settler (LGS), yang beroperasi sejak 2014.

Teknologi LGS merupakan teknologi standar dalam penjernihan air untuk pengolahan bahan baku air minum. Teknologi LGS pertama untuk pertambangan di Indonesia ini merupakan hasil dua tahun riset dan kerja sama dengan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi).

Pembangunan fasilitas ini merupakan bentuk kepatuhan perseroan terhadap Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 9 Tahun 2006 tentang Baku Mutu Air Limbah bagi Usaha dan/atau Kegiatan Pertambangan Bijih Nikel.

Pengolahan limbah cair juga diiringi pengecekan kualitas air danau secara reguler bersama lembaga independen. Hasil pengukuran kadar TSS dan Cr6+ di Danau Matano dan Danau Mahalona selalu berada jauh di bawah baku mutu yang telah ditetapkan pemerintah dan APHA.

Tak hanya menjaga kelestarian danau Matano, PT Vale juga mereklamasi kawasan bukit Himalaya menjadi hutan tropis. Area bekas tambang seluas 50 hektare itu menjadi hutan lebat tanpa menyisakan kenangan, bahwa bukit itu dulunya pernah ditambang.

Ikon Pertambangan Berkelanjutan


Pakar Lingkungan Hidup Alexander Sonny Keraf mengatakan, sebagai perusahaan berskala global PT Vale dinilainya menjadi ikon penerapan pertambangan berkelanjutan. “Tidak hanya di Indonesia tetapi bisa jadi contoh bagi dunia,”ujarnya kepada SINDOnews. Mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup itu menilai, PT Vale tak sekadar menerapkan praktik good corporate governance, tetapi juga memperhatikan sungguh-sungguh masalah lingkungan dan sosial. “Perusahaan tambang yang berkomitmen dalam penerapan ESG dan sudah membuktikannya layak menjadi contoh,”katanya.

Sonny pun menilai, PT Vale bisa menjadi role model bagi perusahaan tambang nasional maupun global dalam penerapan pertambangan berkelanjutan sesuai prinsip-prinsip ESG. “Karena perusahaan pertambangan tak hanya memikirkan profit atau keuntungan, tetapi juga masalah sosial dan lingkungan,”tuturnya.

Sedangkan Wakil Ketua Bidang Kajian Strategis Pertambangan Perhapi, M. Toha mengungkapkan, sudah menjadi DNA PT Vale sebagai perusahaan skala global untuk menerapkan kaidah pertambangan berkelanjutan. “Sejak awal beroperasi, memang Vale ketat soal penambangan berkelanjutan. Jadi tak heran jika aspek ESG menjadi perhatian utama,”paparnya.

Toha pun menilai, PT Vale bisa melakukan sinergi dengan perusahaan tambang lainnya di daalam holding BUMN Tambang MIND ID, sehingga penerapan penambangan berkelanjutan di MIND ID terus kuat dan konsisten. “Vale merupakan perusahaan tambang kelas dunia yang sudah diakuim menerapkan kaidah pertambangan yang benar,”tuturnya.

PJ Gubernur Sulawesi Selatan Zudan Arif Fakrulloh memuji praktik pertambangan yang diterapkan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) selama 56 tahun beroperasi. Dia meyakini PT Vale akan menjadi perusahaan tambang besar dari Sulsel yang menjadi contoh dunia. "PT Vale berpotensi menjadi perusahaan besar yang menjadi tolok ukur dunia, dan saya berpesan agar PT Vale terus berkomitmen menjadi yang terbaik, dari Sulsel untuk dunia," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
Bareskrim Batal Periksa...
Bareskrim Batal Periksa Ketua Kadin Sultra Hari Ini, Alasan Sakit
Pengembangan Kemampuan...
Pengembangan Kemampuan Siswa, Wilmar Jadikan 2 Kawasan HCV Jadi Sekolah Alam
Antisipasi Perubahan...
Antisipasi Perubahan Iklim, Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove
KATAM: Penjualan 90.000...
KATAM: Penjualan 90.000 MT Ore PT WKM Tak Langgar Hukum
Dari Kita untuk Semesta,...
Dari Kita untuk Semesta, Aksi Penanaman Mangrove di Tanjung Lame Ujung Kulon
Kemenhut-YKAN Perkuat...
Kemenhut-YKAN Perkuat Transformasi Pengelolaan Hutan Berbasis Sains dan Data
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Ketua Ombudsman Diduga...
Ketua Ombudsman Diduga Terima Uang Rp1,5 Miliar di Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel
Rekomendasi
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved