Kisah Sultan Amangkurat I Bangun Istana Mataram Bersamaan dengan Pemberontakan Pangeran Alit
Senin, 28 Oktober 2024 - 06:04 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Misteri Suara Menggelegar Gunung Merapi saat Sultan Agung Mangkat
Pada saat itu Tumenggung Agrayuda, setelah menerima aba-aba dari ayahnya, bersama orang-orang yang bersenjata harus mulai menyerang dari Alun-Alun Selatan Mataram.
Tetapi Pangeran Purbaya cepat mengetahui rencana ini dan memberitahukan kepada Raja Mataram yang menjadi sangat terkejut karenanya.
Sultan Amangkurat I lantas memerintahkan agar Tumenggung Pasisingan segera dibunuh begitu tiba untuk bekerja.
Benar saja, ketika Tumenggung Pasisingan tersebut tiba keesokan paginya, ia dibunuh dengan ditikam oleh prajurit-prajurit Mataram, yang sudah diberi tahu sebelumnya, atas isyarat Pangeran Purbaya.
Para kaki tangannya segera melarikan diri dan memberitahukan kepada Tumenggung Agrayuda.
Dengan berputus asa, disandangnya tombaknya, dinaikinya kudanya, dan diperintahkannya anak buahnya mengikutinya. Tetapi mereka melarikan diri semua, dan terpaksalah Tumenggung Agrayuda maju seorang diri.
Pada saat itu Tumenggung Agrayuda, setelah menerima aba-aba dari ayahnya, bersama orang-orang yang bersenjata harus mulai menyerang dari Alun-Alun Selatan Mataram.
Tetapi Pangeran Purbaya cepat mengetahui rencana ini dan memberitahukan kepada Raja Mataram yang menjadi sangat terkejut karenanya.
Sultan Amangkurat I lantas memerintahkan agar Tumenggung Pasisingan segera dibunuh begitu tiba untuk bekerja.
Benar saja, ketika Tumenggung Pasisingan tersebut tiba keesokan paginya, ia dibunuh dengan ditikam oleh prajurit-prajurit Mataram, yang sudah diberi tahu sebelumnya, atas isyarat Pangeran Purbaya.
Para kaki tangannya segera melarikan diri dan memberitahukan kepada Tumenggung Agrayuda.
Dengan berputus asa, disandangnya tombaknya, dinaikinya kudanya, dan diperintahkannya anak buahnya mengikutinya. Tetapi mereka melarikan diri semua, dan terpaksalah Tumenggung Agrayuda maju seorang diri.
Lihat Juga :